
MAJALENGKA, hariandialog.co.id– Kemacetan lalu lintas terjadi hampir setiap hari di ruas jalan nasional Bandung–Cirebon, tepatnya di depan PT Litex Garmen Indonesia (LGI) yang berada di Desa Sinarjati, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka. Kondisi ini dikeluhkan para pengguna jalan karena mengganggu aktivitas perjalanan masyarakat.
Berdasarkan pantauan dan keluhan warga, kemacetan biasanya terjadi sejak pagi hari saat jam masuk kerja karyawan hingga sore hari saat jam pulang kerja.
Salah seorang pengguna jalan, Deden, mengatakan kemacetan di depan pabrik tersebut sudah berlangsung cukup lama dan terjadi hampir setiap hari.
“Macetnya dari pagi sampai sore. Ini sangat mengganggu pengguna jalan yang melintas di jalur nasional Bandung–Cirebon,” kata Deden.
Menurutnya, kondisi tersebut berbeda dengan kawasan pabrik lain yang berada di sepanjang jalur tersebut.
“Di depan pabrik lain tidak sampai macet seperti di depan PT Litex Garmen. Harusnya perusahaan membuat jalan layang supaya arus lalu lintas tidak terganggu,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya yang setiap hari melintas di jalur tersebut. Ia mengaku merasa terganggu karena kemacetan terjadi hampir sepanjang hari.
“Saya hampir setiap hari lewat sini. Dari pagi, siang, sore bahkan malam sering macet di depan PT LGI,” katanya.
Sementara itu, Yanto, warga lainnya, meminta Pemerintah Daerah Majalengka melalui Dinas Perhubungan agar segera turun tangan mengatasi persoalan tersebut.
“Saya minta kepada Pemda, khususnya Dishub Majalengka, supaya menertibkan lalu lintas di depan PT LGI. Perusahaan juga sebaiknya membuat jalan layang agar tidak terjadi kemacetan setiap hari,” ungkapnya, Minggu (15/3).
Ia menilai kemacetan yang terus terjadi membuat perjalanan masyarakat menjadi terganggu dan menimbulkan keresahan bagi pengguna jalan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pimpinan PT Litex Garmen Indonesia (LGI) belum memberikan keterangan resmi terkait kemacetan yang kerap terjadi di depan kawasan pabrik tersebut.(Ayub)
