
BATU BARA, hariandialog.co.id — Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Batu Bara kembali menjadi perhatian serius masyarakat. Aktivitas peredaran narkotika yang dinilai semakin marak di sejumlah wilayah menimbulkan keresahan, khususnya terhadap keselamatan dan masa depan generasi muda di daerah tersebut.
Menanggapi kondisi itu, Sekretaris Jenderal Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Batu Bara (IPPMB), Gustira Sayuti, menilai bahwa upaya pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polres Batu Bara masih belum berjalan secara maksimal.
Menurutnya, masyarakat masih kerap mendengar dan melihat adanya dugaan aktivitas peredaran narkoba di beberapa titik di Kabupaten Batu Bara. Hal tersebut dinilai menunjukkan bahwa penanganan terhadap peredaran narkotika perlu ditingkatkan secara lebih serius dan menyeluruh.
“Kami melihat persoalan narkoba di Kabupaten Batu Bara sudah sangat mengkhawatirkan. Penindakan dan pemberantasannya harus dilakukan lebih cepat, tegas, dan menyentuh sampai ke akar jaringan peredarannya,” ujar Gustira Sayuti.
Ia juga berharap Kapolres Batu Bara beserta jajaran dapat meningkatkan kinerja dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Batu Bara. Menurutnya, masyarakat membutuhkan langkah nyata agar peredaran narkotika tidak semakin meluas dan merusak generasi muda.
“Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap proses penegakan hukum. Kami berharap aparat kepolisian mampu menunjukkan komitmen yang kuat dalam memberantas Vnarkoba tanpa pandang bulu,” tambahnya.
Selain mendorong penegakan hukum yang lebih maksimal, Gustira juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh pemuda, sekolah, dan keluarga untuk ikut aktif melakukan pengawasan serta edukasi mengenai bahaya narkoba.
Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang harus dilawan bersama demi menjaga masa depan generasi muda dan menciptakan lingkungan yang aman serta sehat di Kabupaten Batu Bara.
“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi. Kami dari IPPMB siap mendukung gerakan dan upaya pencegahan narkoba demi menyelamatkan generasi muda Batu Bara,” tutupnya.
(Khairul Amri)
