
Majalengka, heriandialog.co.id– Bupati Majalengka Dr H. Karna Sobahi M.MPd bersama kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka Dr.Hj.Lilis Yuliasih.MPd melakukan roadshow yang di kemas dalam workshop Implentasi Kurikulum Merdeka (IKM ) dan pengembangan mandiri belajar (PPM) ke daerah daerah yang ada di lingkungan pemerintah Kabupaten Majalengka beberapa hari lalu dari mulai wilayah selatan, wilayah tengah hingga wilayah utara.
Bupati Karna Sobahi di dampingi jajaran pemerintah Kabupaten Majalengak beserta para camat yang ada di setiap wilayah, sedangkan.para peserta workshop terdiri dari kepala paud dan Tk,guru kelas 1 dan guru kelas 4 ,juga kepala SDN serta kepala SMP dan guru-guru dan para pagawai lainya.
Workshop Bupati Majalengka ke sekolah sekolah yang di kemas dalam IKM dan PPM,selain mengikut sertakan jajaranya juga membawa salah satu penerbit buku pelajaran sekolah yaitu PT.Erlangga, Sontak saja para kepala sekolah merasa resah dan gerah kehadiran perusahaan buku tersebut”,katanya kami.merasa resah membawa bawa pengusaha buku ke acara worksop,ini ranah internal dinas pendidikan Kabupaten Majalengka, jangan jangan diarahkan menggiring harus membeli buku ke Erlangga.
Jika tujuanya ke arah sana,sangat di sayangkan dan keberatan,karena selama ini,pengadan buku ke sekolah sekolah sudah berjalan baik dengan perusahaan yang selama ini bekerja sama dan tidak ada masalah.” aku kepala sekolah yang tidak mau di korankan namanya.
Kemudian menurutnya, banyak beberapa penerbit buku yang langsung datang menyambangi sekolah, jadi sebenarnya tidak perlu diarahkan lagi ke salah satu perusahaan buku behubung kami telah mempunya mitra kerja.pengusaha buku yang masih berjalan dengan baik, seharusnya kepala dinas pendidikan dan bupati majalengka tidak boleh mengarahkan kepada salah satu pengusaha buku,berilah sekolah kebebasan untuk membeli buku,karena kami tidak gegabah asal membeli buku,akan tetapi telah sesuai dengan petunjuk atau juklak dan juknis dana bos yang ada di sekolah.ujar para kepala sekolah di amini kepala sekolah lainya kepada Dialog.
Sementara itu kepala dinas pendidikan kabupaten majalengka Dr.Hj.Lilis Yuliasih.MPd menegaskan, kami tidak mengarahkan ke PT Erlangga itu tidak benar sama sekali,Adapun PT Erlangga ikut ke acara worsop IKM dan PMM tidak masalah hanya sebatas memaparkan dan jika benar melakukan penawaran ke sekolah sekolah itu tidak salah, dan di perbolehkan selama pembelanjaan sesuai juklak juknis dana bos.ucap bunda saat di hubungi Dialog melalui pesan singkatnya. (Ayub)
