Jakarta, hariandialog.co.id. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
mengungkapkan bahwa penanganan bencana banjir dan tanah longsor di
sejumlah wilayah Sumatra masih menggunakan anggaran yang tersedia di
pemerintah daerah (Pemda).
“Kayaknya ada bantuan sosial pakai anggaran yang ada dulu,” kata
Purbaya usai Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di kantor BI,
Jakarta, Jumat 28 November 2025.
Purbaya menegaskan, hingga saat ini belum ada pengajuan resmi dari
pemerintah Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar)
untuk mendapatkan tambahan anggaran dari Kementerian Keuangan
(Kemenkeu).
“Belum minta ke saya sampai sekarang. Jadi sepertinya pakai anggaran
yang ada dulu,” ujar Purbaya.
Sementara itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos)
telah menyalurkan bantuan sebesar Rp9,6 miliar untuk tiga provinsi
tersebut. Bantuan itu terbagi menjadi Rp3 miliar untuk Aceh, Rp6
miliar untuk Sumut, dan Rp600 juta untuk Sumbar.
Kemensos juga mengirimkan dukungan berupa logistik dasar, obat-obatan,
serta perlengkapan dapur umum melalui jalur udara ke titik-titik
terdampak.
Adapun data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat
total korban jiwa akibat bencana tersebut telah mencapai 174 orang. Di
Sumut, tercatat 116 korban tewas dan 42 orang masih dalam pencarian.
Di Aceh 25 orang meninggal dunia dan 25 lainnya belum ditemukan.
Sementara di Sumbar, korban meninggal tercatat 23 orang dan 12 orang
masih dalam pencarian, tulisrmol. (keano—01)
