Cikarang Pusat, hariandialog.co.id..- Pemerintah Kabupaten Bekasi
melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berupaya menggenjot
Pendapatan Asli Daerah (PAD) di awal tahun 2024 dengan mencetak secara
massal sebanyak 1.213.326 Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT)
Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB P2).
Pencetakan massal ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Dedy
Supriyadi mewakili Pj Bupati Bekasi, dan Kepala BPKD, Hudaya, Asda I
Sri Enny Mainiarti dan Asda III, Jaoharul Alam, di Kantor Bapenda
Kabupaten Bekasi, Komplek Pemkab Cikarang Pusat, pada Selasa
(16/01/2024).
Sekda Dedy Supriyadi menyampaikan selain peningkatan
pendapatan asli daerah, penerbitan SPPT PBB P2 dilakukan untuk
mencegah keterlambatan pendistribusian kepada wajib pajak.
Menurutnya PBB P2 merupakan penyumbang pendapatan sekitar
24,06 persen dari keseluruhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten
Bekasi. “Dengan pencetakan di awal tahun 2024 ini kita harapkan dapat
meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, mudah-mudahan target di 2024 ini
bisa tercapai,” ungkapnya usai pencetakan massal.
Untuk selanjutnya, pihaknya akan dilakukan pengecekan
secara langsung di unit-unit dan loket pelayanan pajak yang ada di
bawah naungan Bapenda Kabupaten Bekasi. Ini juga menjadi upaya Pemkab
Bekasi memastikan target dari PAD bisa tercapai. “Tidak hanya Bapenda
saja nanti juga melibatkan Camat, Desa, sampai ke bawah ke tingkat
RT-RW,” tuturnya.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi, Ani
Gustini menambahkan target PBB P2 di tahun 2024 mengalami kenaikan
dari Rp. 130.500.000.000 atau 21,04 persen menjadi Rp.
750.500.000.000. (halim)
