Jakarta, hariandialog.co.id.- Pencoblosan atau penusukan di
Pemilu yang sudah ditetapkan jauh-jauh hari pada 14 Februari 2024,
sempat tertunda sekitar 30 menit dari semula ditentukan pemerintah
mulai pukuk 07.00 hingga 13.00 di masing-masing Tempat Pemungutan
Suara (TPS).
Tertundanya pencoblosan khususnya di Jakarta Selatan
atas hadirnya hujan sejak pukul 03.00 pada 14 Februari 2024. “Kami
sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk pesta demokrasi hari ini
selesai pada 11.30 malam dan pukul 12.00 atau tengah malam semuanya
panitia bubar. Tapi karena hujan turun dan menimpa tenda hingga harus
diperbaiki terlebih dahulu baru dimulai pendaftaran hingga penusukan
atau pencoblosan,” kata Ani salah seorang panitia di TPS 38 Rt 02 Rw
03, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Disamping tenda yang bocor akibat derasnya hujan juga
harus dibersihkan meja meja kotak bilik pencoblosan. “Jadi kami harus
mohon maaf kepada warga atas keterlambatan panitia. Semua bukan
kehendak tapi akibat alam yaitu turun hujan. Kan hujannya turun sejak
pukul 02 00 dini hari. Semua yang sudah dipersiapkan harus dirapikan
lagi agar bisa pemilih dapat nayaman di ruang bilik pencoblosan,” kata
Bu Rt yang juga panitia di TPS 38.

Sementara itu di TPS 74 di Rt 01 Rw 005, Pejaten
Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, hancur berantakan diterpa hujan.
Disamping basah juga TPS becek. “Kami mau tidak mau harus kerja keras
sejak pukul 04.30 untuk membuat TPS baru dan terpaksa numpang di
wilayah lain yaitu di RT 02 Rw 03, di kelurahan yang sama di Pejaten
Barat. Coba beginilah akibat hujan deras tadi malam dan mau tidak mau
agar bisa baik kain – kain yang ada di rumah dibuat agar bisa
dijadikan TPS buat warga RT 001 di RW 05 ini,” kata Sarmili yang juga
ketua RT 001 Rw 005.
Namun, kata Sarmili, pelaksanaan pemungutan suara
khususnya untuk warga RT 001 Rw 005 dapat berlangsung tepat waktu
walau terlambat hanya 20 menit. “Semua panitia diterjunkan untuk
membuat TPS baru. Alhamdulillah, semuanya panitia saling bahu membahu
hingga bisa dipergunakan menjadi TPS. Surat suara semua lengkap begitu
juga kotak suara dan dihitung disaksikan dari masing-masing peserta
pemilu yang sudah terdaftar di Bawaslu,” kata Sarmili. (tob).
