
Jakarta, hariandialog.co.id – Banyaknya orangtua siswa dalam pengambilan Subsidi Kartu Jakarta Pintar (KJP) di Cipinang Food Station Jakarta Timur, mengakibatkan sejumlah orangtua siswa tidak mendapatkan subsidi sekaligus sembako paket KJP. Hal tersebut dikarenakan stok ikan, daging sapi, daging ayam sudah habis, pada Selasa (5/3/2024).
Namun untuk ketersediaan beras , telor, dan susu, seluruhnya orangtua murid tetap mendapat, tetapi yang belum terpenuhi akan diambil lagi hari berikutnya. Hal tersebut dikatakan salah satu petugas di lokasi pembagian KJP kepada orangtua siswa yang belum mendapatkan daging ayam dan sapi serta lainnya.
Sementara salah seorang Ibu mengaku bernama Sutina beranak 4 domisili Cipinang Besar Selatan disamping Kelurahan CBS seusai menerima KJP, kepada Dialog mengatakan di lokasi pengambilan subsidi KJP, setiap orangtua siswa mendapat beras 5 kg, susu satu kotak, telor satu kotak yang lainnya katanya sudah kehabisan stok. “Namun akan diambil lagi besok pagi,” kata Sutina sewaktu ditanya kenapa yang lainnya nggak ada, ia menjawab karena kesiangan datangnya.
Masih dikatakan Sutina bahwa dia sudah tiba dilokasi pukul 07.00 WIB dan langsung mengambil nomor antrian. “Sedang yang lainnya sudah tiba dilokasi pukul 05.00 WIB,”ungkap Sutisna.
Ketika ditanya apakah nggak ada pembagian KJP di Kelurahan domisilinya, Sutina menjawab di kelurahan harus pake WA melalui Hp mendaftar antriannya. “Sedangkan saya belum punya Hp Pak,” jawabnya kepada Dialog.
Dialog ingin mengkonfirmasikan keluhan para ibu yang mengambil KJP kepada Direktur Food Station Cipinang Pamrihadi ke kantornya, tetapi sekretarinya mengarahkan ke Bagian Humas Sugito. Namun sewaktu diminta untuk ketemu Sugito belum bisa karena yang bersangkutan dikatakan sekretarisnya bernama Caca, sedang rapat. (Hnb)
