Jakarta, hariandialog.co.id.- Bareskrim Polri menetap tersangka
baru dalam kasus robot trading NET89. Kini total ada 14 tersangka dan
terbaru adalah istri pendiri PT PT Simbiotik Multitalenta Indonesia
(SMI), yakni Theresia Lauren atau TL.
“Bener, itu TL merupakan tersangka baru, merupakan istri AA (Andreas
Andreyanto) dan termasuk dalam 14 tersangka dan disangkakan Pasal
TPPU,” kata Kanit V Subdit II Dittipdeksus Bareskrim Polri Kompol
Karta saat dihubungi, Senin (30/12/2024).
Selain TL, 13 tersangka lainnya adalah pendiri PT SMI AA
(Andreas Andreyanto), LHSM (Lauw Swan Hie Samuel), ESI (Erwin Saeful
Ibrahim), DI, FI (Ferdi Iwan), AA (Alwin Aliwarga), RS (Reza Shahrani
alias Reza Paten), YW, AR, MA (putri Andreas), BS, PT SMI, dan HS
(meninggal dunia).
Dalam daftar nama itu, ada dua nama yang sebelumnya masuk
sebagai tersangka, yakni David dan IR. Karta menyebut kini keduanya
berstatus sebagai saksi.
“Bukan (tersangka), masih saksi,” ujar Karta.
“Ya untuk David dan IR belum tersangka lagi, itu mindik yang
lama masih 10 LP. Ini gabungan 15 laporan polisi, Mas, itu (14)
tersangka penyidikan yang baru lagi ya,” jelas dia.
Sebelumnya, Andreas membangun rumah mewah di Alam Sutera,
Tangsel, atas nama Theresia Laure atau TL. Namun rumah senilai Rp 15
miliar itu rencananya bakal dihuni anak Andreas berinisial MA.
“Yang menempati, yang mengurus adalah anaknya yang wanita,
yang saat ini sudah kita tahan, yaitu inisial MA, bersama tersangka
lain yang sudah kita lakukan penahanan,” ujar Karta.
Dittipideksus Bareskrim Polri telah menetapkan 14 tersangka
dalam kasus investasi bodong robot trading NET89. Polisi membuka
peluang kemungkinan tersangka lain dalam kasus ini. “Kami masih
melakukan pendalaman lagi, kemungkinan ada tersangka-tersangka baru,”
ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim
Polri Brigjen Whisnu Hermawan dalam jumpa pers di gedung Bareskrim
Polri, Jakarta, Rabu (15/8/2023).
Adapun ke-14 tersangka dalam perkara tersebut yakni Andreas
Andreyanto, Lauw Swan Hie Samuel, Erwin Saeful Ibrahim, Reza Shahrani
alias Reza Paten, Alwin Aliwarga, Ferdi Iwan, Hanny Suteja, David, DI,
IR, AR, YW, MA, dan ES.
Andreas Andreyanto merupakan pemilik NET89 sekaligus pendiri
PT Simbiotik Multitalenta Indonesia (SMI), Lauw Swan Hie Samuel alias
LSH menjabat direktur PT SMI, Erwin Saeful Ibrahim alias ESI sebagai
founder dan exchanger Net89. Sementara Reza Shahrani (RS) alias Reza
Paten, Alwin Aliwarga alias AAL, Hanny Suteja alias HS, Ferdi Iwan
alias FI, serta David alias DA merupakan sub exchanger Net89.
Status tersangka Hanny Suteja gugur karena telah meninggal
akibat kecelakaan lalu lintas. Sementara Andreas Andreyanto dan Lauw
Swan Hie Samuel masuk daftar pencarian orang (DPO), tulis dtc.
(fatur-01)..
