Jakarta, hariandialog.co.id.- – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro
Jakarta Barat menangkap AS (42), kurir narkoba yang membawa 6,2
kilogram sabu. AS diduga termasuk dalam jaringan ‘Happy Water’
laboratorium ilegal yang memproduksi narkoba di kawasan Cengkareng,
Jakarta Barat, pekan lalu. “Penangkapan ini merupakan hasil
pengembangan terhadap jaringan narkotika yang sebelumnya kami
temukan,” ujar Kasatres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol
Vernal Armando kepada wartawan, Kamis, 19 Juni 2025.
Vernal mengatakan AS ditangkap dalam sebuah rumah
kontrakan di kawasan Jakarta Pusat. Saat ditangkap, AS diduga hendak
melakukan aktivitas pengiriman narkoba. “AS diamankan bersama dengan 6
paket narkoba jenis sabu yang beratnya lebih dari 6 kilogram,” kata
Vernal.
Kini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polres Metro
Jakarta Barat. Polisi masih terus melakukan pemeriksaan dan
pengembangan lebih lanjut.
Apartemen tersebut menjadi sebuah laboratorium ilegal yang memproduksi
narkoba. “Ya benar, kami telah berhasil mengungkap sebuah clandestine
lab di sebuah apartemen di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat,” kata
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Vernal Armando, Senin,
16 Juni 2025
Dalam pengungkapan itu, polisi menemukan sejumlah barang
bukti. Salah satunya bahan baku dan prekursor narkotika jenis happy
water.
Narkotika Happy Water, lanjut Vernal, diduga diproduksi di
apartemen itu. Namun untuk jumlah rincian barangnya masih didalami
oleh penyidik. “Saat ini kami masih terus melakukan penyelidikan dan
pendalaman oleh tim penyidik,” jelasnya.
Selain itu, pendalaman dilakukan untuk mencari jaringan
narkotika yang terlibat dalam peredaran bahan baku itu. “Untuk
sementara, kami belum dapat merinci lebih jauh soal jumlah atau
jaringan yang terlibat. Mohon waktu ya,” pungkasnya, tulis dtc.
(rojak-01)
