Jakarta, hariandialog.co.id.- Luhut Binsar Pandjaitan mendapat tugas
tambahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Ketua Tim Gerakan
Nasional Bangga Buatan Indonesia. Tugas tambahan yang diberikan kepada
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi itu dinilai sebagai rasa puas
Jokowi dengan kinerja Luhut.
“Jadi kalau begini kan persepsi yang didapat
masyarakat itu ada dua, yang pertama memang Pak Jokowi hanya
mempercayai Pak Luhut, persepsi yang kedua jangan-jangan yang punya
ide hanya Pak Luhut di antara menteri-menteri Jokowi yang lain,” kata
pakar politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, kepada
wartawan, Selasa (20-09-2021).
Pria yang akrab disapa Hensat itu mengatakan bahwa masyarakat
hanya menilai kinerja Luhut. Jika hasil kerja Luhut bagus, Hensat
meyakini masyarakat tidak masalah dengan tugas tambahan yang banyak
dipegang oleh Luhut. “Nah ini apakah bagus atau tidak, ini terserah
Pak Jokowi. Kemudian masyarakat itu melihat kan hasil akhirnya. Kalau
selama hasil akhirnya positif sih saya yakin masyarakat nggak akan
apa-apa,” kata dia.
“Makanya kalau kemudian Pak Jokowi pilih Luhut lagi, pilih
Luhut lagi, saya sih juga nggak akan protes, itu terserah Pak Jokowi,
karena hasil yang diharapkan kan rakyat cuma lihat hasilnya, siapa mau
pelaksananya ya terserah Pak Jokowi,” lanjutnya.
Hensat juga tak menutup kemungkinan bahwa Luhut memiliki
banyak ide dari pada menteri Jokowi yang lain. Sehingga begitu ada
tugas baru, Jokowi langsung mengamanahkan kepada Luhut. “Jadi begitu
ada ide bagus, Pak Jokowi tunjuk Pak Luhut, ide bagus Pak Jokowi
tunjuk Pak Luhut,” kata dia.
Hensat menilai Luhut diberikan tugas tambahan adalah salah
satu bentuk kepercayaan Jokowi. Menurutnya, Jokowi happy dengan
kinerja Luhut. “Selama ini Pak Luhut dipakai terus tuh sama Presiden,
artinya Presiden puas dengan Pak Luhut. Kan kita nggak tahu
indikator-indikator keberhasilan apa yang diberikan Pak Presiden
kepada Pak Luhut. Tapi yang jelas kan Pak Luhutnya dua periode ini
dipake terus jadi menteri. Jadi artinya Pak Presiden happy dengan
kerjaannya Pak Luhut,” katanya.
Luhut Dapat Tugas Tambahan
Tambahan tugas Luhut itu adalah sebagai Ketua Tim Gerakan
Nasional Bangga Buatan Indonesia. Tugas ini dilandasi dengan Keppres
Nomor 15 Tahun 2021 tentang Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan
Indonesia itu diteken Jokowi 8 September 2021.Saat ini Luhut juga
menjabat sebagai Koordinator PPKM Jawa-Bali. Sebelumnya Luhut juga
pernah ditugasi Jokowi untuk menurunkan kasus Corona di 8 provinsi.
Luhut belum lama ini juga mendapatkan tugas baru, dia
ditugaskan Presiden Jokowi sebagai Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan
Danau Prioritas Nasional. Penunjukannya sesuai dengan Peraturan
Presiden Nomor 60 Tahun 2021 yang diteken Jokowi pada 22 Juni 2021.
(dtc/bing).
