Jakarta, hariandialog.co.id.- Presiden Prabowo Subianto menyerahkan
20.000 hektare (ha) lahan hutan di Aceh yang selama ini dikelolanya
melalui PT Tusam Hutani Lestari untuk perlindungan gajah. Hibah lahan
hutan ini dilakukan untuk memenuhi permintaan World Wide Fund for
Nature (WWF).
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menjelaskan
permintaan WWF itu disampaikan saat Prabowo melakukan kunjungan kerja
ke Inggris akhir 2024 lalu. Saat itu Prabowo bertemu dengan Raja
Charles III.
Ia menjelaskan pada awalnya WWF meminta Prabowo untuk
menyediakan 10.000 ha lahan di Aceh untuk konservasi gajah. Namun
Prabowo bersedia untuk menyerahkan 20.000 ha. “Ketika bertemu dengan
King Charles di London tahun yang lalu atau awal tahun ini, beliau
diminta untuk mendonasikan 10.000 hektare PBPH milik beliau di Tusam
Hutani Lestari di Aceh. Beliau kemudian malah memberikan 20.000
hektare,” kata Raja Juli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta
Pusat, Senin, 15 Desember 2025.
Dalam hal ini, menurutnya Prabowo telah menyerahkan seluruh
konsesi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) milik PT Tusam
Hutani Lestari, sehingga area tersebut sudah dijadikan koridor gajah.
“Seluruh konsesi PBPH-nya diserahkan untuk membuat koridor gajah yang
sekarang sudah berdiri bersama dengan WWF, kami kerja erat,”
terangnya.
“PT Tusam Hutani Lestari. Itu punya beliau dan sudah
diserahkan untuk koridor gajah yang bekerja sama dengan WWF,” jawab
Raja Juli saat diminta penegasan terkait perusahaan milik Prabowo yang
menyerahkan lahan hutannya, tulis dtc. (keano-01)
