Jakarta, hariandialog.co.id.-
Pengamat politik Rocky Gerung yang kini jadi Wantimpres menanggapi polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi sorotan setelah munculnya kasus dugaan keracunan makanan pada siswa.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa pemerintah sengaja meracuni anak-anak hanya karena ditemukan zat beracun dalam makanan.
Menurut Rocky, persoalan tersebut perlu dibahas dengan logika dan pemeriksaan fakta, bukan sekadar mengikuti narasi yang berkembang di media sosial. Ia menilai, kesimpulan mengenai pihak yang bertanggung jawab harus didasarkan pada bukti yang memadai.
Pandangan itu disampaikan Rocky saat membahas perdebatan mengenai keberlanjutan program MBG, termasuk pertanyaan apakah anggaran negara sebaiknya lebih diprioritaskan untuk program makan gratis bagi siswa atau pendidikan gratis.
Rocky menilai perdebatan mengenai MBG dan pendidikan gratis berkaitan dengan persoalan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam membiayai berbagai program pemerintah.
Ia mempertanyakan mengapa masyarakat harus dihadapkan pada pilihan antara menyediakan makanan bagi siswa dan memberikan akses pendidikan gratis. Menurutnya, persoalan anggaran perlu dibahas secara realistis agar berbagai ambisi kebijakan dapat disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara, tulis tribune. (bian-01)
