
Deli Serdang, hariandialog.co.id– Desa Sumberejo, Kecamatan Pagar Merbau, menjadi salah satu wakil Kabupaten Deli Serdang yang berhasil masuk enam besar Evaluasi Tertib Administrasi PKK tingkat Provinsi Sumatera Utara 2026. Tahap evaluasi digelar di Kantor Desa Sumberejo, Senin (24/8/2026).
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyambut capaian tersebut sebagai hasil kerja bersama dalam meningkatkan kualitas administrasi dan program PKK di tingkat desa.
Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Deli Serdang, Zainal Abidin Hutagalung, menyebut evaluasi menjadi kesempatan untuk mengetahui kekuatan sekaligus hal-hal yang masih perlu diperbaiki dalam pengelolaan administrasi PKK.
“Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk terus mempertahankan dan meningkatkan apa yang telah dilakukan,” ujarnya.
Desa Sumberejo sebelumnya telah menjalani monitoring pada 4 Juni 2026. Zainal meminta seluruh data dan dokumen yang disampaikan dalam evaluasi benar-benar menggambarkan kondisi pelaksanaan program di lapangan.
Ia juga menekankan pentingnya administrasi yang tertib dalam pencatatan, pendataan, pelaporan dan pengarsipan. Menurutnya, administrasi tidak boleh hanya dibenahi ketika menghadapi evaluasi, tetapi harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.
Mewakili Ketua TP PKK Deli Serdang, Retno Z.A. Hutagalung menyampaikan bahwa tertib administrasi menjadi fondasi dalam menjalankan seluruh program PKK. Administrasi yang sistematis akan mendukung proses perencanaan hingga evaluasi kegiatan.
TP PKK Deli Serdang, lanjutnya, terus mendorong jajaran PKK di seluruh tingkatan untuk meningkatkan kemampuan dan kedisiplinan dalam mengelola administrasi secara berkelanjutan.
Dari TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Sekretaris I Budi Prayogi mengapresiasi desa yang berhasil lolos ke tahap evaluasi. Ia mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi TP PKK, pemerintah daerah, mitra kerja dan masyarakat.
Evaluasi dilakukan melalui penilaian administrasi, verifikasi dokumen dan monitoring lapangan. Selain menilai pelaksanaan program, proses tersebut juga diarahkan untuk menemukan inovasi dan praktik baik yang dapat diterapkan di daerah lain.
Budi didampingi Sekretaris II sekaligus Ketua Tim Evaluasi, Siti Banina, beserta jajaran tim evaluasi. Ia berharap proses tersebut semakin memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dan mendorong terwujudnya keluarga yang berdaya dan sejahtera. (HM)
