
Jakarta, hariandialog.co.id. Para hakim di Gadung sementara PN Jakarta Selatan sementara (dua tahun) yang di Jalan Ragunan No.23-A, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tidak nyaman.
Para hakim yang berada di dalam Gedung sementara terlihat dari bawah berebut mencari jendela untuk sekedar mendapatkan angin atau udara. “Kami kepanasan di dalam. Tidak hidup pendingin. Jadi terpaksa ke jendela agar tidak kepanasan,” teriak beberapa orang hakim dari lantai dua.
Menurut sebuah sumber di lantai dasar, para hakim dimaklumi kalau mencari jendela atau pintu yang bisa masuk udara dari luar. “Benar mereka tidak nyaman di dalam gedung. Panasnya keterlaluan. Jadi pantas kalau mereka mencari jendela dan berebut,” kata pegawai PN Jakarta Selatan itu.
Pasalnya, lanjut si sumber yang mohon namanya tidak dicantumkan di berita, alat pendingin AC ada. Semua dipindahkan dari kantor lama yang di Ampera. Tapi, listrik tidak sanggup menahan beban bila AC dinyalakan.Dari pada sidang terganggu karena mati lampu ya salah satunya jalan AC tidak boleh dihidupkan, kalau dihidupkan semua mati lampu, jadi para hakim harus siap kepanasan.
Beberapa pengunjung pemgadilan juga melihat para hakim terlihat dari lantai bawah di lantai dua saling gantian untuk bisa berdiri di jendela guna mendapatkan sayupan angin. “Yah, kasihan yang mulia. Kepanasan dii dalam gedung. Maklum kalau mereka seperti itu berebut ke jendela hanya untuk mendapatkan angin,” kata seorang pengacara yang mengaku bernama Brahmana, SH MH. (tob)
