
Bandung Barat,hariandialog.co.id
Pemberian santunan bagi Anak yatim/ piatu dan dhuafa setiap tahun nya di gelar di Aula Desa Batujajar Barat, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Beberapa hari lagi menjelang perayaan Hari Raya Idul-Fitri sekaligus buka bersama.Kegiatan ini di inisiatif Karang Taruna Desa, sumber donatur dari sekitar warga masyarakat desa Batujajar Barat’ Rabu (18/03/2026)
Kegiatan bertajuk” Cahaya Ramadhan untuk Senyum Anak Yatim dan Dhuafa” ini dihadiri H.Asep Ismail Wakil Bupati Bandung Barat (KBB), Forum Koordinasi unsur pimpinan tingkat kecamatan (Forkoopimcam), pimpinan tingkat kecamatan, yakni Camat, Kapolsek dan Danramil, tokoh agama dan masyarakat setempat.
Ketua Panitia, diwakili oleh Karang Taruna Tumaritis, Ketua Karang Taruna Suherman dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini, merupakan tradisi yang telah berlangsung selama dua dekade di Desa Batujajar Barat. Donasi dana yang terkumpul sebesar (Enam Puluh Dua Juta Rupiah)“Rp.62.000.000 untuk santunan kegiatan ini sudah menjadi tradisi sejak 20 tahun yang lalu sampai saat ini” ungkapnya.

Dalam kata sambutan nya Suherman menambahkan” atas kebersamaannya mohon, Do’a agar tradisi ini terus berkiprah dari tahun ke tahun. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari masyarakat, perangkat desa, hingga para donatur berkontribusi pengumpulan dana.
Menurutnya penggalangan dana dikumpulkan secara gotong royong oleh Karang Taruna, melibatkan berbagai elemen masyarakat. Donasi dihimpun dari tingkat RT/ RW, pedagang pasar hingga partisipasi warga di ruang publik” pungkas Suherman.
Kepala Desa Batujajar Barat, Erfan Hariawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bukti kuatnya solidaritas sosial warga.
“Dana ini diperoleh dari hasil gotong royong masyarakat, bukan dari dana desa atau anggaran pemerintah. Ini murni hasil kepedulian warga,” ujar Erfan.
la juga menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Wakil Bupati Bandung Barat H.Asep Ismail dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah menjadi bentuk perhatian terhadap kegiatan sosial berbasis masyarakat. Ucapan terimakasih tidak lupa disampaikan untuk Camat Batujajar yang baru Andi M. Hikmat, yang menginisiasi mengundang Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat.
Selain itu, Erfan mengapresiasi peran Karang Taruna Tumaritis yang dinilai konsisten menjaga tradisi kepedulian sosial di lingkungan desa.
la turut menginformasikan bahwa pemerintah desa membuka layanan pengumpulan zakat fitrah melalui RT dan RW guna memudahkan warga dalam menunaikan kewajiban keagamaan selama Ramadhan.
Sementara itu, Wakil Bupati Bandung Barat” H. Asep Ismail, menyampaikan apresiasi terhadap semangat gotong royong warga Batujajar Barat, khususnya Karang Taruna Tumaritis.
“Saya sangat mengapresiasi Karang Taruna Tumaritis. Kegiatan ini patut menjadi contoh bagi karang taruna lainnya di Kabupaten Bandung Barat.
la juga menyatakan komitmennya untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan serupa di masa mendatang.
“Saya tahun depan bersedia untuk memberi donasi juga,” katanya, yang disambut antusias warga.
Dalam kesempatan tersebut, H. Asep Ismail mengingatkan pentingnya memanfaatkan sisa waktu di bulan Ramadhan untuk meningkatkan ibadah dan kepedulian sosial.
“Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Mari kita isi dengan memperbanyak ibadah. Pengumpulan dana santunan ini adalah bagian dari ibadah yang berpahala tinggi,” tuturnya.
la juga menilai kegiatan tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang menekankan nilai agamis, maju, adaptif, nyaman, aspiratif, dan harmonis (Amanah).Momentum menyambut” Hari Raya Idul-Fitri 1447 Hijriah. Bulan ini Tahun 2026 Masehi, Pertama kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terutama mengucapkan mohon maaf lahir dan batin.
Yang kedua tentunya semua nya mudah mudahan mendapatkan keberkahan dari “Allah Subhanawataala” Bandung Barat lebih baik insya Allah.” Ungkap Asep Ismail.
Menjelang waktu berbuka puasa, tausiah disampaikan oleh Ustadz Ade Mahfudin dari Pesantren Al-Tafsir. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak “Allah” dan menekankan keutamaan menyantuni anak yatim.
“Rasulullah menyampaikan bahwa siapa yang menyantuni anak yatim, kelak akan bersama beliau di surga,” ujar Ustad Ade Mahfudin. Dalam tausyiah nya menjelang berbuka puasa.
la juga mengajak masyarakat untuk terus peduli terhadap kaum dhuafa sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai keislaman.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyaluran santunan kepada anak yatim dan dhuafa yang telah didata sebelumnya oleh pemerintah desa. Penyaluran dilakukan secara tertib agar bantuan tepat sasaran.
Ratusan warga turut mengikuti kegiatan berbuka puasa bersama yang menjadi penutup rangkaian acara. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi antar warga dan unsur masyarakat.
Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai kebersamaan dan kepedulian tetap menjadi pondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat ( Nagon) ).
