Jakarta, hariandialog.co.id.- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat
mengingatkan pentingnya kesetiakawanan sosial dalam menghadapi
berbagai ancaman bangsa. Menurutnya, Hari Kesetiakawanan Sosial
Nasional (HKSN) dapat menjadi momentum untuk memperkuat pengamalan
nilai-nilai solidaritas dan gotong-royong guna menjawab sejumlah
tantangan.
“Kesetiakawanan sosial, yang merupakan bagian dari nilai-nilai yang
dimiliki bangsa ini memang penting untuk tetap diterapkan dalam
keseharian, menyikapi berbagai situasi yang terjadi di negeri ini,”
kata Lestari dalam keterangannya, Senin (20/12/2021).
Lestari mengatakan berbagai upaya yang dilakukan untuk mendukung
pencegahan penyebaran COVID-19, mulai dari empati dan bantuan bagi
para korban bencana alam merupakan bentuk dari pengamalan nilai-nilai
kesetiakawanan sosial yang harus dipertahankan.
Dengan 270 juta penduduk, ia menilai kesetiakawanan sosial menjadi hal
yang diperlukan untuk membangun bangsa. Terlebih Indonesia memiliki
beragam suku, agama, bahasa dan adat istiadat.
“Solidaritas antar sesama warga negara akan memperkuat persatuan.
Persatuan akan menghimpun beragam kekuatan sehingga bangsa ini unggul
dalam setiap persaingan dengan bangsa lain,” katanya.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini mengungkapkan nilai-nilai
solidaritas dan gotong-royong juga perlu diwariskan kepada generasi
penerus bangsa. Oleh karena itu, generasi saat ini perlu menciptakan
momentum agar penerus bangsa sadar akan pentingnya sebuah nilai-nilai
solidaritas itu.
Meski demikian, kata Rerie, akan lebih baik lagi bila upaya mewarisi
nilai-nilai kesetiakawanan sosial dilakukan dengan
mengimplementasikannya dalam keseharian. Menurutnya, para tokoh
masyarakat dan pemangku kepentingan harus memberikan teladan dalam
melaksanakan nilai-nilai solidaritas lewat empati dan kebijakan yang
memberikan rasa aman bagi setiap warga negara, dalam kehidupan
sehari-hari.
“Teladan dalam pelaksanaan solidaritas terus hadir di tengah
masyarakat agar nilai-nilai kesetiakawanan sosial dapat terus
dilestarikan sebagai salah satu karakter yang dimiliki bangsa ini,”
pungkasnya. (redstu)
