Jakarta, hariandialog.co.id. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah
jabatan Panitera Muda (Panmud) Pidana PN Jakarta Selatan Muhammad
Yusuf Shalahuddin, ST, SH MH dilaksanakan di ruang sidang utama, 12
September 2025.
Acara di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya
dilanjutkan lagu Mars MA RI dan pembacaan surat keputusan SK Mutasi
dan Promosi MA yang ditandatangani disebut tertanda Dirjen MA RI
Bambang Miyanto.
Lafal sumpah dibacakan Ketua PN Jakarta Selatan Agus
Akhyudi diikuti oleh Panmud Pidana yang akan dilantik. Adapun lafal
yang didahului Ketua PN Jakarta Selatan yakni : “Demi Allah saya
bersumpah bahwa saya untuk memperoleh jabatan saya ini langsung atau
tidak langsung dengan menggunakan nama atau cara apapun juga tidak
memberikan atau menjanjikan barang sesuatu kepada siapapun juga”
“Saya bersumpah bahwa saya untuk melakukan atau tidak
melakukan sesuau dalamjabatan ini tiada sekali-kali akan menerima
langsung atau tidak lamngsung dari siapapun juga sesuatu janji atau
pemberian”
“Saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada dan akan
mempertahankan serta mengamalkan Pancasila sebagai dasar dan ideologi
negara Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan
segala Undang-Undang serta peraturan Perundang-Undangan lainnya yang
berlaku bagi NKRI.
“Saya bersumpah bahwa saya senantiasa akan menjalankan
jabatan say aini dengan jujur seksama dan dengan tidak membeda-bedakan
orang dan akan berlaku dalam melaksanakan kewajiban saya
sebaik-baiknya dan seadil-adilnya layaknya bagi seorang Panitera Muda
Pidana Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Kelas I A Khusus yang berbudi
baik dan jujur dalam menegakkan hukum dan keadilan”
Usai acara lafal sumpah dilanjutkan penandatanganan fakta
integritas disaksikan para saksi dan rohaniawan serta yang hadir saat
acara tersebut.
Ketua PN Jakarta Selatan mengatakan, “saya percaya saudara
akan dan dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Sebagaimana sumpah
yang disampaikan tadi. Harapan saya agar bisa bekerja dengan baik dan
disini untuk memulai peningkatan karir ke dapan. Mari bekerja lebih
baik bersama-sama. Jaga integritas,” pinta Agus Akhyudi.
Sementara itu sebelum acara dimulai petugas penerima tamu
melarang wartawan masuk ruangan dan menyuruh ke luar. “Maaf ya Pak,
silakan di luar saja,” kata wanita bernama Rara itu kepada wartawan.
(tob).
