Karawang, hariandialog.co.id. Seorang remaja laki-laki penyandang
disabilitas asal Purwakarta berinisial R (15) tewas usai dikeroyok
hingga tewas oleh warga di Karawang, Jawa Barat (Jabar). Korban
dikeroyok usai dituduh maling lantaran masuk ke rumah warga tanpa
izin.
“Awalnya para pelaku mengira korban adalah maling, padahal korban
adalah anak berkebutuhan khusus yang tidak mampu menjelaskan maksud
kedatangannya ke rumah warga itu. Hingga para pelaku menganiaya sampai
akhirnya nyawa korban tak tertolong setelah sempat dilakukan
perawatan,” kata Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah
dilansir detikJabar, Selasa (18/11/2025).
Fiki menuturkan korban dikeroyok empat warga Desa Tegalwaru, Kecamatan
Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Rabu, 5 November 2025 Pihak
kepolisian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap keempat
tersangka.
Tersangka HW berperan memulai penganiayaan dengan memukul
kepala korban berkali-kali menggunakan tangan kosong, menendang, lalu
menghantamkan batu bata ke kepala korban. Kemudian tersangka EF ikut
memukuli kepala korban berkali-kali dan menendang korban “Kemudian
tersangka TF dan NK menyusul melakukan penganiayaan. TF memukuli
wajah, kepala, dan badan korban secara brutal, sedangkan NK memukul
wajah berkali-kali dan menendang korban sekali,” ujarnya.
Akibat penganiayaan massal tersebut, korban langsung koma
dan dirawat intensif di RSUD Bayu Asih Purwakarta selama sepekan.
Nahas, korban dinyatakan meninggal dunia pada hari Kamis, 13 November
2025, tulis dtc. (suie-01)
