
Bandung Barat, hariandialog.co.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung Barat resmi memulai Seleksi Calon Paskibraka tingkat Kabupaten Tahun 2026, Senin 11 Mei 2026.
Pembukaan seleksi digelar di Aula Gempungan Gedung B Kompleks Pemkab Bandung Barat. Hadir jajaran Kesbangpol, camat, tim seleksi, pembina, serta peserta dari berbagai SMA/SMK se-KBB.
Tahun ini tercatat 333 pelajar mendaftar: 180 putra dan 153 putri. Setelah seleksi administrasi pada 7–8 Mei, sebanyak 289 peserta dinyatakan lolos ke tahap berikutnya.

Bukan Sekadar Pengibar Bendera
Kepala Kesbangpol KBB, Weda Wardiman, menegaskan seleksi Paskibraka bukan hanya memilih petugas upacara 17 Agustus.
“Ini bagian pembinaan generasi muda agar punya karakter kuat, mental tangguh, disiplin, dan cinta tanah air,” ujarnya.
Tingginya animo peserta, kata Weda, jadi bukti semangat nasionalisme pelajar KBB masih kuat.

Tahapan Seleksi Pakai Sistem BPIP
Kabid Kesatuan Bangsa Kesbangpol KBB, Jaja, menjelaskan seluruh proses pakai sistem dari BPIP agar objektif dan transparan. “Panitia daerah hanya jalankan mekanisme. Tidak ada intervensi,” tegasnya.
Tanggal 11 Mei, peserta menjalani Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), pemeriksaan kesehatan, dan wawancara kepribadian. Dari TIU, sekitar 70 peserta belum memenuhi nilai ambang batas.
Jadwal Lanjutan
– 12 Mei 2026: Parade, PBB, dan kesamaptaan di SESKO AU Lembang
– 13 Mei 2026: Pantohir/penentuan akhir
– 15 Mei 2026: Pengumuman hasil akhir
Dari seleksi ini akan dipilih 40 peserta terbaik. Rinciannya: 38 orang bertugas di tingkat Kabupaten Bandung Barat, dan 1 pasang putra-putri akan mewakili KBB ke tingkat Provinsi Jawa Barat.
Pemkab Bandung Barat berharap Paskibraka 2026 bisa mengulang prestasi ke tingkat nasional seperti tahun-tahun sebelumnya. (nagon)
