
Bandung Barat, hariandialog.co.id – Dinas Pendidikan (Bidang SD) sedang mempercepat pelaksanaan berbagai lomba minat dan bakat jenjang Sekolah Dasar agar tuntas pada akhir Mei atau Juni 2026. Langkah ini diambil untuk menghindari bentrok jadwal dengan agenda Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
(Senin, 11 Mei 2026).
Kepala Bidang pembinaan Sekolah Dasar, Analis Kebijakan Sub Koordinator Kesiswaan SD” dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK)” Dr. POPI SITI ICHSANNIATY, M.Pd. mengungkapkan bahwa penetapan linimasa ini menyesuaikan dengan jadwal dari tingkat provinsi dan pusat. “Kita ingin selesai di bulan Mei karena kedepannya kita akan disibukkan oleh agenda PPDB,” ujarnya dalam sebuah diskusi terkait transisi kegiatan sekolah.

Terkait persoalan anggaran, pihak Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa saat ini instansi tersebut masih berada dalam masa transisi pejabat struktural. Kondisi ini menyebabkan usulan anggaran baru bisa diproses secara maksimal setelah adanya pejabat definitif” Ungkap Popi.
Akibat keterbatasan tersebut, apresiasi bagi pemenang lomba seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) untuk saat ini baru berupa: Medali, Piala, Sertifikat untuk fasilitas jalur prestasi.
Pihak dinas berharap pada tahun anggaran berikutnya, uang pembinaan bagi siswa berprestasi dapat dialokasikan di APBD untuk memacu semangat dan sportivitas siswa.
Selain O2SN, sejumlah perlombaan lain dikabarkan telah selesai dilaksanakan, di antaranya lomba PAI, literasi, dan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) atau lomba bahasa Sunda.
Beberapa jenis yang diperlombakan pada tingkat Sekolah Dasar secara nasional
diantaranya dalam bidang Akademik yaitu OSN (Matematika dan IPA) dan Lomba Cerdas Cermat, bidang Seni (FLS2N) yaitu Menyanyi solo, gambar bercerita, seni tari, pantomim, dan kriya anyam, bidang Olahraga (O2SN) yaitu Atletik, renang, bulu tangkis, pencak silat, karate, dan senam, bidang Agama (MAPSI) yaitu MTQ, lomba adzan, kaligrafi, dan hafalan surat pendek, dan dalam bidang Bahasa yaitu Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), pidato, dan mendongeng, adapun perlombaan lainnya yang diselenggarakan di Sekolah Dasar yaitu lomba pramuka (LT) dan Dokter Kecil” Ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, ditekankan pula pentingnya sinkronisasi data pemenang dari tingkat sekolah hingga dinas. Hal ini bertujuan agar publikasi prestasi siswa dapat dilakukan secara akurat dari “A sampai Z” kepada masyarakat, guna memberikan citra positif dan mendukung regenerasi bakat di sekolah-sekolah, hasil perlombaan jenjang sekolah dasar (SD) tingkat Kabupaten Bandung Barat yang mendominasi Juara tersebut,dipersiapkan mengikuti di tingkat Provinsi bahkan tingkat Nasional” Pungkas Popi Siti Ichsanniaty. (Nagon)
