
Bandung Barat, hariandialog.co.id – Gumilang Regency riuh sejak pagi. Ratusan siswa SD bertalenta dari seluruh Kabupaten Bandung Barat berkumpul untuk berlaga di Grand Final Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Bandung Barat 2026.
Ajang ini jadi panggung bagi siswa kelas III–V untuk menyalurkan bakat, minat, dan kreativitas di bidang seni. Kostum warna-warni, wajah tegang penuh semangat, serta arahan terakhir dari guru dan kepala sekolah mewarnai suasana sejak acara dimulai “Selasa 20 Mei 2026.
Acara dibuka langsung oleh Dr. Popi Siti Ichsanniaty, Analis Kebijakan Sub Koordinator Kesiswaan SD Dinas Pendidikan KBB. Ia memotivasi peserta agar tampil maksimal tanpa beban dan menargetkan prestasi lebih tinggi.

“Mudah-mudahan yang menang bisa lanjut ke tingkat provinsi,” ujar Popi di podium utama.
Target itu realistis. Sebelumnya, perwakilan KBB cabang menyanyi solo berhasil tembus 10 besar nasional. Prestasi itu jadi pemacu semangat bagi peserta tahun ini.
7 Cabang Lomba, Penilaian Ketat
Kompetisi tahun ini melombakan 7 cabang seni dan sastra: mendongeng, menari, kriya kerajinan tangan, menyanyi solo, pantomim, menulis cerpen, dan gambar bercerita.
Panitia meminta dewan juri bekerja objektif dan transparan agar juara yang lahir benar-benar berintegritas. Setiap cabang punya kriteria penilaian detail. Untuk mendongeng, juri menilai penguasaan materi, teknik vokal, penghayatan, dan ketepatan waktu. Sementara kriya dinilai dari kreativitas, orisinalitas, dan keterampilan teknik.
Lomba Tari Digelar Besok, Juara Diumumkan 21 Mei
Perjuangan belum selesai. Lomba tari akan digelar terpisah besok, Rabu 21 Mei 2026. Di hari yang sama, panitia juga akan mengumumkan juara dan membagikan piala.
Hingga berita ini diturunkan, tepuk tangan masih menggema di area lomba. Panitia terus memberi semangat untuk para calon bintang masa depan dari Bandung Barat.
“Selamat bertanding, tetap semangat!”. ( Nagon )
