Grobogan, hariandialog.co.id – Forum Pengawas Pengisian Perangkat Desa (FP3D) Kabupaten Grobogan baru-baru ini telah
mengadakan pengawasan (pemantauan) proses tahapannya yakni tahapan sosialisasi ke desa-desa
penyelenggara pengisian perangkat desa, sosialisasi ini dilaksanakan oleh camat masing-masing yang
didampingi Sekcam, Kasi Tapem, Kapolsek, dan Danramil setempat. Di desa disambut oleh Kades,
panitia, dan BPD serta tokoh masyarakat.
Sedang FP3D sendiri dalam melaksanakan pengawasan dibagi dalam 5 wilayah yaitu wilayah
1, 2, 3, 4, dan 5. Masing-masing wilayah terdiri dari 3 – 5 kecamatan. Seperti contoh ketika FP3D
melakukan pengawasan dan pemantauan di wilayah 5 yang dipimpin langsung oleh Ketua
(koordinator) Taufik Salim didampingi 4 anggotanya yaitu Sultoni, Heru Gunawan, Tatang Sujana dan
Ramijan. Sedang wilayah 5 meliputi kecamatan Godong, Karangrayung, Penawangan, Brati dan
Klambu.
Adapun beberapa desa yang diawasi dan pantauan antara lain yaitu : pada Selasa (20/4)
pada Selasa (20/4) Desa Harjowinangun (Godong) Kades Gusman, ST; Desa Sumberejosari
(Karangrayung) Kades Sumondo, SH; Desa Tinanding (Godong). Pada Selasa (21/4) Desa Godong
(Godong) Kades Zaenal Arifin; Desa Putatnganten (Karangrayung) Kades Supriyadi; Desa Kemloko
(Godong) Kades H. Suyatin.
Pada Kamis (22/4) Desa Telawah (Karangrayung) Kades Imam Budiawan; Desa Bringin
(Godong) Kades Jumiyem; Desa Sumberagung (Godong) Kades Susilo, SH. Pada Jum’at (23/4) Desa
Gundi (Godong) Kades Muslikin) pada Senin (26/4) Desa Werdoyo (Godong) Kades Hadiyanto; Desa
Guci (Godong) Kades Marbi dan Desa Anggaswangi (Godong) Kades Sukoco, SH.
Menurut pantauan FP3D, pelaksanaan sosialisasi di desa-desa berjalan dengan baik, lancar
dan aman, serta suasana kondusif dan aman selalu menjadi harapan seluruh warga di desa dan yang
terpenting adalah pelaksanaan pengisian perangkat desa harus transparan dan bebas dari money
politik dan KKN. (Sul/Sub)
