Cibinong, hariandialog.co.id – Bencana Banjir merupakan suatu kondisi di mana terjadi luapan air yang berlebih yang mengakibatkan terendamnya suatu wilayah. Banjir adalah air dalam volume besar yang dapat menggenangi sebuah daerah.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin, meminta pada jajarannya progres percepatan pembangunan Bendungan Cibeet dan Cijurey, saat memimpin rapat dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, di Ruang Rapat Wakil Bupati, Rabu (28/04).
Ia menyampaikan, perlu adanya penegasan dan klarifikasi kembali mengenai pembebasan lahan dari PT. agar semuanya paham. Ada PT yang mengaku sudah mendapatkan Surat Perintah Kerja (SPK). Sudah ditegaskan oleh Kepala BBWS Citarum, untuk pembebasan lahan tidak ada SPK kepada PT, semua masih melalui P2T. “Hal tersebut harus segera disosialisasikan jangan sampai masyarakat seolah-olah dapat penekanan dan dipaksa. Saat ini masyarakat sedang dalam kondisi perekonomian yang tak menentu, akibat dampak dari pandemi Covid-19. Kasihan harusnya masyarakat dapat manfaat tapi malah mendapatkan sengsara, itu tidak boleh,” ujarnya.
Ia menegaskan, Bupati Bogor sudah siap menyukseskan dan mendukung program ini, hanya Bupati minta juga untuk kepentingan masyarakat, dibangun juga Bendungan Cijurey, karena Bendungan Cijurey itu kebutuhannya untuk wilayah Sukamakmur, Jonggol, Cariu bahkan Tanjungsari dan Pak Menteri sudah setuju.(Riz/Diskominfo).
