Jakarta, hariandialog.co.id.- Lagi-lagi legislator terjebak di lift
gedung DPR. Kali ini dialami oleh anggota fraksi PAN Dian Istiqomah.
Atas hal itu, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR mengumpulkan
sekretariat jenderal. “Tadi (red-kemarin) sudah saya kumpulkan dari
pihak kesekretariatan yang membidangi pemeliharaan gedung. Saya juga
sudah ketemu juga dengan pihak rekanan yang mengerjakan itu, saya
bilang ada apa ini kok rutin terus, apalagi ini kan gedung DPR hampir
sama dengan gedung istana lah kok jadi gini,” kata Wakil BURT DPR, A
Bakri HM kepada wartawan, Senin (17/1/2022).
Bakri mengatakan ada beberapa lift yang pernah mengalami gangguan,
tapi hanya satu lift yang terbilang sering terkendala. Berdasarkan
informasi sementara, Bakri menyebut ada kesalahan pada alat.
“Tang sering mengalami gangguan itu lift P3, sedangkan P5, P4, P2, dan
P1 itu sering juga mengalami gangguan tapi rata-rata satu kali,
ternyata setelah saya panggil katanya ada satu alat yang sampai hari
ini dia belum tahu kenapa selalu rusak,” ujarnya.
“Namanya inverter, di dalam itu ada alat yang sering rusak, sementara
dia ini termasuk pemasok satu-satunya di Indonesia, dan banyak
dilakukan pekerjaan yang sama di gedung lain yang tidak pernah terjadi
permasalahan, kok di gedung DPR ini ada permasalahan, apa karena
konstruksi bangunan ada gangguan atau karena listrik atau apa itu
belum ketemu,” lanjutnya.
Untuk itu, Bakri meminta Setjen untuk mencari orang independen guna
memeriksa permasalahan pada lift di DPR. Supaya bisa diketahui pasti
apa yang menjadi penyebab lift di DPR sering alami gangguan. “Oleh
sebab itu, saya menginstruksikan kepada orang setjen supaya cari orang
independen untuk mengecek, karena sudah sering kejadian, jadi rusak
diganti rusak diganti. Nah jadi saya minta kepada kesetjenan untuk
mencari konsultan yang sifatnya independen yang bisa merekomendasikan
apakan lift itu kondisi konstruksi bangunannya apakah aliran listrik
atau gimana,” tuturnya.
Sebelumnya diketahui, legislator PAN Dia Istiqomah itu terjebak saat
sedang menuju lantai 20 gedung DPR di Nusantara I, kompleks DPR/MPR,
Jakarta.
Dian saat itu disebut menggunakan lift P2. Kemudian lift yang menuju
ke atas itu tiba-tiba berhenti di antara lantai 2 dan lantai 3. Dian
pun dikabarkan sempat terjebak kira-kira selama 15 menit di dalam lift
tersebut. Dian mengaku panik karena lift tiba-tiba turun.
Dian menceritakan dia awalnya naik menggunakan lift VIP P2, gedung
Nusantara, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/1/2022)
pukul 07.05 WIB. Dian saat itu hendak menuju ruangannya di lantai 20.
“Benar, pukul 07.05 saya naik lift P2, lift VIP. Ketika lift di angka
lantai 5, mau menuju lantai 6, tiba-tiba lift turun ke bawah,” kata
Dian saat dimintai konfirmasi.
Dian menyebut ketika itu ditemani seorang petugas pamdal bernama Heri.
Ketika lift tersebut turun, kata dia, petugas pamdal tersebut sempat
meminta pertolongan menggunakan alat yang berada dalam lift. “Setelah
sekitar 10 menit baru ketahuan kita di antara lantai 3 dan lantai 2.
Kemudian sekitar 15 menit, alhamdulillah kami dapat dievakuasi,”
ucapnya seperti dikutip detik.com.
Sebagai informasi, peristiwa anggota DPR terjebak di lift terakhir
kali terjadi pada 10 Desember 2021. Ketika itu, anggota DPR dari
Fraksi Gerindra Darori Wonodipuro. (tur)
