Semarang, hariandialog.co.id.- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
gencar memasarkan produk terbarunya, yaitu Tabungan BTN Bisnis, yang
diluncurkan akhir Maret 2022 lalu. Upaya tersebut dilakukan dengan
melakukan road show ke berbagai kota di Indonesia, diantaranya Kota
Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (3/9/2022).
Melalui Tabungan BTN Bisnis, Bank BTN berupaya menggenjot
perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) dengan menyasar pelaku bisnis dari
berbagai segmen dan sektor usaha, baik yang berada di industri hulu
maupun hilir, khususnya UMKM.
Direktur Distribution & Funding Bank BTN Jasmin
menjelaskan, Road Show Tabungan BTN Bisnis di Semarang diharapkan
mampu menarik para pengusaha di Jateng untuk memanfaatkan produk yang
didesain khusus bagi pebisnis. Apalagi di Jateng banyak terdapat
kawasan bisnis, baik berupa pasar maupun pusat perdagangan. “Kami
berharap, Road Show Tabungan BTN Bisnis di Semarang ini mendapatkan
respon yang baik dari para pengusaha di Jawa Tengah,” jelas Jasmin,
saat Road Show Tabungan BTN Bisnis di Semarang, Sabtu (3/9/2022).
Menurutnya, Tabungan BTN Bisnis merupakan inisiatif
strategis Bank BTN untuk peningkatan Dana Pihak Ketiga ritel melalui
pengembangan Current Account and Saving Account (CASA) berbasis
transaksional. “Tabungan BTN Bisnis ini memberikan kemudahan transaksi
kepada segmen pebisnis seperti SME, perdagangan, property dan
lain-lain, baik secara individu maupun secara institusi,” katanya.
Jasmin mengatakan, Tabungan BTN Bisnis dapat menunjang
aliran transaksi di antara para pedagang dari supplier, pengolah bahan
baku maupun penjual di rantai bisnis industri. Apalagi pertumbuhan
bisnis produk lokal makin diminati dengan kualitas dan produk yang
inovatif. “Pertumbuhan bisnis yang pesat perlu didukung layanan
perbankan yang mumpuni dan mendukung transaksi,” paparnya.
Hal tersebut juga menjadi latar belakang Bank dengan kode
saham BBTN ini menjadikan Alan Budikusuma dan Susi Susanti, mantan
atlet bulutangkis nasional, yang kini menjadi pebisnis produk
olahraga, menjadi model iklan Bank BTN. “Alan dan Susi
merepresentasikan pengusaha yang sukses dengan produk lokal yang
inovatif dan mampu bersaing dengan produk internasional,” kata Jasmin.
Terkait Tabungan BTN Bisnis, Jasmin memaparkan, terdapat
sejumlah benefit yang diberikan kepada para pengusaha. Di antaranya
besaran limit transaksi, yaitu nilai transfer antar rekening BTN
maupun Bank lain lebih besar daripada tabungan biasa. Selain itu
Tabungan BTN Bisnis masih menerapkan bebas biaya transfer dan
administrasi. “Tabungan BTN Bisnis juga memberikan rincian informasi
terkait transaksi bisnis yang detail, misalnya mencantumkan identitas
pengirim dana dan informasi metode transaksi yang masuk, apakah dengan
QRIS atau EDC dan sebagainya,” jelasnya.
Sejak diluncurkan pada Maret 2022, Tabungan BTN Bisnis telah
meraup Value of Account atau VOA sekitar Rp1,6 triliun dari lebih dari
21.485 jumlah rekening tabungan. Hingga akhir 2022, diharapkan mampu
memperoleh dana sekitar Rp7 triliun. “Untuk di Jateng sendiri, kami
menargetkan setidaknya mampu memperoleh dana Rp 1 triliun, karena
Jateng ini wilayahnya besar dan potensial, selain itu kabupaten kota
juga banyak,” ucapnya seperti ditulis suara com. (diah).
