Grobogan, hariandialog.co.id – Walaupun sering memakan korban, namun nampaknya oknum petani tidak jera dalam
memasang jebakan hama tikus di sawah. Kali ini terjadi pada hari Jum’at (10/3) sekitar pukul 01.00
WIB dan dilaporkan ke kecamatan pukul 02.30.
Adapun korban adalah Samudi bin Wagimin (42), alamat Dusun Wedoro RT.06/01 Desa
Wedoro (MD) kecamatan Penawangan. Adapun saksi-saksi adalah 1. Padmo bin Adam (54) desa
Wedoro RT.09/01, kecamatan Penawangan; 2. Sobirin bin Masmo (51) perangkat desa Wedoro,
RT.08/02 kecamatan Penawnagan.
Sedangkan kronologis kejadian adalah pada hari Kamis (10/3) sekitar jam 01.00 WIB telah
ditemukan orang meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik dari jebakan tikus di sawah dekat
saluran S23. Awal mula korban pergi ke sawah hendak melihat tanaman tomat yang di pasang
jebatan listrik, kemudian korban mengambil tikus yang sudah mati di kabel untuk dikumpulkan
dalam plastik.
Selanjutnya saksi pergi ke sawah untuk mencari anaknya yang belum pulang dari petang,
kemudian menemukan lampu senter mengarah ke atas, terus mendekat untuk melihat ternyata
korban sudah tidak bernyawa. Kemudian saksi 1 pulang memanggil saksi 2 dan warga. Saksi 2
melaporkan ke kecamatan Penawangan, demikian penjelasan Camat Penawangan Yunus Suryawan,
SSTP,Msi.
Masyarakat berharap aparat keamanan mengambil langkah tegas lantaran sudah sering
terjadi. Sementara itu Kapolsek Penawangan belum bisa dihubungi karena masih ada pekerjaan di
lapangan. (Sul/Sub)
