
Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan didampingi PLH Sekda Bandung Barat Drs. Asep Wahyu,S.Ip,MM
KBB, hariandialog.co.id – Saat ini dilingkungan aparatur sipil negara (ASN) dan birokrasi Pemkab Bandung Barat telah menanti seorang Sekda depenitif. Sekretaris daerah (Sekda) sebagai pembina kepegawaian, juga sebagai manager, yang memiliki birokrasi pemerintahan.Gujang ganjing Sekda depinitif dari ketiga calon ‘ kewenangan ada di Bupati.
Menanggapi adanya polemik penolakan dari sebagian masyarakat terkait calon Sekretaris Daerah (Sekda) yang datang dari luar Kab. Bandung Barat, Bupati Bandung Barat, Kang Hengki Kurniawan menanggapinya dengan santai.
Karena menurutnya, di era demokrasi seperti saat ini adanya suara aspirasi masyarakat merupakan hal yang wajar dan sebuah keniscayaan.”Yang jelas, sebagai Bupati, tentu saya akan memilih calon Sekda yang terbaik dari 3 pilihan yang ada,”ujarnya.
Namun, ia menjelaskan bawa selain harus menguasai kondisi sosial dan budayanya, Sekda terpilih haruslah berdomisili dan ber-KTP Bandung Barat.
Karena menurutnya, dari ketiga calon yang ada, tidak satupun yang tinggal berdomisili dan memiliki KTP Bandung Barat.”Dari ketiga calon yang ada, tidak ada satupun yang berdomisili dan memiliki KTP Bandung Barat. Padahal itu merupakan salah satu bentuk kecintaan kepada Bandung Barat,” .
Kang Hengki juga sedikit menyentil tentang banyaknya Aparatur Sipil Negara dan pejabat yang tinggal di luar Bandung Barat, sehingga perputaran uang dari gaji dan tunjangan yang mereka dapat justru terjadi di luar Bandung Barat.Oleh karena itu, ia terus menghimbau agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat yang bekerja di Lingkungan Pemerintah Kab. Bandung Barat untuk segera pindah dan ber-KTP Bandung Barat.
“Bahkan, setelah ditetapkan sebagai Wakil Bupati pada 2018 lalu, saya langsung pindah untuk berdomisili di Bandung Barat dan ber-KTP Bandung Barat,” jelasnya..
Nana nama Ketiga calon Sekda Bandung Barat diantaranya,
Kepala Dinas Pemukiman dan Pemukiman (Kimrum) KBB, Ade Zakir,
Kepala Dinas Tenaga Kerja Serang Provinsi Banten, Moch. Poppy Nopriadi .
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) KBB Eriska Hendrayana. “Dari ketiga tersebut semuanya terbaik,’pungkasnya Bupati. (Nagon)
