Jakarta, hariandialog.co.id.- Pemda DKI Jakarta cq Dinas
Pekerjaan Umum dan Jalan belum menuntaskan pekerjaan jalan tembus
Jalan Rawa Jati ke Poltangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
“Yah belum beres terkait ganti rugi yang terbengkalai lah rencara
pembangunan jalan tembus dari Kalibata, Pancoran ke Poltangan Pasar
Minggu yang menuju Lenteng Agung seterusnya,” kata Alibtur, warga yang
ada di sisi kiri jalan raya Kemuning menuju Lenteng Agung, Jakarta
Selatan.
Menurut Alib, permasalah aslinya tidak diketahui persis, apakah
terkait ganti rugi kepada warga setempat sehingga jalan tersebut ada
yang sempit tidak dilebarkan seperti yang lain atau memang ada masalah
kepemilikan. “Saya kurang tahu tapi inilah, jalanan ini tidak
seluruhnya lebar masih ada beberapa titik tidak dikerjakan
pelebarannya,” ungkapnya.
Seharusnya, Pemda DKI bila ingin cepat pembangunan pelebaran jalan
hingga tembus dan dijadikan satu arah menuju Lenteng Agung, Depok dari
arah Bakin dan dari Depok ke Pancoran menggunakan jalan lama. Sehingga
tidak macet-macet seperti sekarang ini, dari Pasar Minggu ke Pancoran
yang hanya 5 kilometer ditempuh satu hingga dua jam dikarenakan macet.
Bukan hanya macet karena kendaraan tapi banyaknya persimpangan,”
terangnya.
Memang, Pemda DKI harus ekstra kerja keras baik pendanaan. Pasalnya,
gardu PLN yang ada disekitar stasiun Kreta Api Pasar Minggu, harus
dipindahkan agar jalanan lurus tanpa berbelok. “Dulu di RUTR sudah
pasti ada untuk jalan. Tapi kenapa Pemda DKI memberikan izin
pembangunan gardu PLN di lokasi tersebut. Yah, sekarang dampaknya,
sudah pasti kesulitan. Jadi perlu ada keseriusan dari pihak Pemda,”
jelasnya. (tim).
