

Medan, hariandialog.co.id. – Dalam rangka peringatan HUT ke 77 Koperasi, Dinas Koperasi ( Diskop) Provinsi Sumut menggelar seminar perkoperasian yang digelar Aula Raja Inal Siregar (RIS) Kantor Gubsu Medan, Senin (22/7/2024).
Seminar itu menghadirkan 2 narasumber masing masing H Gus Irawan Pasaribu SE Ak, Anggota DPR RI Komisi X dan Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM, M Riza Damanik dengan dipandu moderator Indana .
Dalam paparannya, Gus Irawan mengatakan berkoperasi adalah momentum untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian rakyat, secara nasional.
Ia mencontohkan dalam video visi misi presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo dan Gibran dalam program makan bergizi gratisnya mengelontarkan Anggaran untuk tahun ini sebesar 72 triliun papar bapak Gus Irawan pasaribu, terdapat pula sekira 82 anak sekolah dan ibu hamil, maka ada peluang bagi warga masyarakat pelaku usaha dalam pengadaan misalnya, pengadaan telur, daging ayam dan lainnya.
Kesempatan ini juga dapat menguntungkan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi generasi muda kedepannya dalam hal beternak ayam petelor karna sudah jelas telur ayam nantinya sangat banyak dibutuhkan , dan begitu juga susu sapi nantinya sangat banyak diperlu, maka tidak tertutup juga bagi generasi muda membuat kandang untuk beternak sapi.
“Disaat itulah koperasi harus dapat memanfaatkan peluang itu. Semua bahan bahan untuk program makan gratis bergizi di sediakan daerah setempat melalui koperasi di kabupaten/kota se Sumut. Hal ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.
Sementara Riza menyebutkan dalam paparannya, bahwa dengan berkoperasi, ekonomi kerakyatan akan tumbuh dan berkembang. Disebutkannya lagi, ada keuntungan dengan berkoperasi seperti mengurangi pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Riza mengharapkan kehadiran koperasi terutama koperasi Simpan Pinjam/CU dapat menggerakkan sektor sektor ril, misalnya seperti petani sawit pengelolaan minyak goreng merah yang dikelola koperasi.
“Petani sawit melakukan hilirisasi melalui minyak goreng merah yang dikelola koperasi salah satunya pembangunan pabrik minyak goreng merah yang hanya satu satunya masih ada di Sumut,” jelasnya.
Dalam kesimpulannya, banyak potensi yang dapat digali, koperasi ikut andil pembangunan perekonomian. Partisipasi anak muda harus dilibatkan dalam berkoperasi,” katanya.(Emmar)
