
Majalengka hariandialog.co.id- Wartawan yang bertugas di Kabupaten Majalengka menggeruduk Pendopo Bupati Majalengka akibat ulah Ajudan PJ Bupati Majalengka, Dedi Supandi Gilat Priyatna yang sempat mengancam dan mengajak berkelahi kepada wartawan televisi Nana Waskana yang sedang melaksanakan peliputan.
Para wartawan yang tergabung dari berbagai media,baik media cetak,elektronik dan online bergerak menuju pendop Bupati Majalengka guna minta pertanggung jawaban ajudan PJ. bupati Majalengka yang terkesan meng halang-halangi tugas fungsi wartawan dengan cara mengancam dan mengajak berkelahi.
Pristiwa terjadi saat pengibaran bendera merah putih pada HUT RI ke-79 Dilapangan Gelanggang Generasi Muda (GGM) minggu lalu, akhirnya terjadi islah kedua belah pihak saling maaf-memaafkan didepan PJ. Sekda Majalengka Aeron Randi,kepala Dinas Kominfo Gatot Sulaeman,Staf Ahli Andi Hermawan dan para jurnalis Majalengka di ruang rapat lingkungan Setda,Selasa (20/8).
Mediasi yang difasilitasi oleh PJ. Sekda Majalengka Aeron Randi sempat situasi memanas namun di bisa di reda sehingga situasi menjadi kondusif ,akhirnya pertemuan tersebut membuahkan hasil kedua belah pihak memutuskan mengakhiri adanya kesalahan pahaman tersebut.
Wartawan yang sempat di halang-halangi dan di ancam oleh ajudan PJ.Bupati Gilat Priyatna,Nana Waskana keduanya sama saling minta maaf dah akhirnya bermaf-maafkan berjabat tangan secara ikhlas dari kedua belah pihak.
kata Nana,”Mediasi ini dalam suasana kekeluargaan dan secara baik-baik supaya mencapai kesepakatan tidak ada masalah lagi dan tidak terulang kembali setelah pertemuan ini”kata Nana Waskana di hadapan puluhan jurnalis.
Hal yang sama di sampaikan ajudan PJ. Bupati Majalengka Giat Priyatna,Mohon maaf kejadian itu hanya kesalahan pahaman saja minta jangan di besar-besarkan,”saya berharap hubungan dengan rekan-rekan media terjaga dengan baik karena wartawan mitra kerja dalam menyampaikan informasi begitu juga minta maaf kepada bapak dan ibu wartawan yang merasa tersinggung adanya kejadian itu,”ungkap Gilat.
Sementara,PJ. Sekda Majalengka Aeron Randi, mengapresiasi adanya penyelesaian kesalahan pahaman kedua belah pihak antara Gilat dan Nana,terimakasih kepada teman teman semua,”Alhamdulillah,pada pertemuan hari ini telah selesai dan semoga tidak terulang kembali.”kata Aeron diamini .Gatot Sulaeman dan Andi Hermawan .(Ayub).
