
Medan, hariandialog.co.id – Bendera Pemuda Demokrasi Indonesia dikibarkan di Sumatera. Demikian ditegaskan Drs. Rafli Tanjung ketua Majelis Pertimbangan Daerah Dewan Pimpinan Daerah (MPD DPD) Pemuda Demokrasi Indonesia Sumatera Utara di sekretariatnya jl Kejaksaan no. 6 Medan,Sabtu (04/08/2026).
Kehadiran Pemuda Demokrasi Indonesia yang telah memiliki legalitas administrasi secara faktual dan diakui pemerintah sesuai ketentuan keberadaan sebuah organisasi.
Pemuda Demokrasi Indonesia jelas telah memiliki AHU dan SK kemenkumham dan terdaftar di Dirjend Depdagri.
Sehingga konsolidasi dan perkembangan akan lebih terarah. Sebab jika tidak memiliki legalitas formal dari pemerintah sebagaimana ketentuan sulit kita berkembang dan diperhitungkan dalam segala hal.
Hari ini, Pemuda Demokrasi Indonesia telah memiliki legalitas formal dalam keberadaan secara nasional.
Sedangkan untuk DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Provinsi Sumatera yang dinakhodai Paulus Peringatan Gulo, SH,MH didampingi Sekretaris Nico Septian Butar-butar serta sebagai Bendahara Budi Rusmianto Berutu, ST, MAP.
Kehadiran Pemuda Demokrasi Indonesia pasca Kongres 2018 telah mendaftarkan diri untuk mendapatkan AHU dari KEMENKUMHAM RI, sehingga Sumatera Utara memiliki tanggungjawab moral untuk membangun dan mengembangkan khususnya di wilayah Sumatera Utara.
Rafli Tanjung juga dipercaya sebagai MPD DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumatera Utara akan tour sampai di pulau Sumatera untuk melakukan konsolidasi organisasi untuk mengembangkan organisasi di 8 provinsi.
Pemuda Demokrasi Indonesia lahir dari rahim ibu Pertiwi yang memiliki kader nasionalis menuju sebuah organisasi profesional dan mandiri. Pemuda Demokrasi Indonesia yang di komandoi Ir. Fandi Utomo sebagai Ketua Umum dan Iwan Hendrawan sebagai sekretaris jenderal, terus akan bergerak melakukan konsolidasi organisasi di seluruh indonesia. Pergerakan yang diawali melakui kaderisasi pada 28-30 Agustus 2026 mendatang merupakan tonggak sejarah perjalanan Pemuda Demokrasi Indonesia di Sumatera Utara, untuk selanjutnya akan dilakukan secara nasional. (Rel/RT)
