Denpasar, hariandialog.co.id.- – Deputi Gubernur Senior
BI Destry Damayanti mengatakan Bank Indonesia juga mendorong
penyaluran kredit ekonomi hijau. Menurutnya, langkah ini sebagai upaya
untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Nah jadi hijau ini memang relatif baru kita mulai. Ya
dimulai di BI karena selama ini kan kita berpikirnya konvensional.
Bangun-bangun aja kredit juga yaudah yang penting kredit tumbuh gitu.
Tapi belakangan beberapa tahun terakhir kita memandang, kita gak bisa
seperti ini lagi.Karena alam kita juga makin lama makin rusak dan alam
pasti akan marah,” ungkapnya.
Dia menambahkan pihaknya juga turut memberikan insentif
untuk perbank yang turut mendorong ekonomi hijau. Khususnya untuk
mereka yang menyalurkan kredit di sektor-sektor hijau. “Sehingga kita
membuat kebijakan.Kita kaitkan dengan lingkungan. Jadi buat bank yang
menyalurkan kreditnya kepada sektor-sektor yang akan hijauyang
bersifat hijau.Apakah itu untuk pembangunan perumahan dengan prinsip
hijau.Jadi sirkulasi yang terjaga atau juga untuk misalnya mobil
listrik gitu atau untuk apapun kegiatan yang hijau.Untuk yang
renewable energy. Kita memberikan insentif likuiditas ke bank-bank
itu,” jelasnya. Disela-sela melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove
di Kawasan Konservasi Maritim Teluk Benoa, Badung, Bali, Minggu
(23/11/2025). Kegiatan itu dilakukan sebagai implementasi untuk
mewujudkan net zero emission dari acara Karya Kreatif Indonesia (KKI)
2025.
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan
kegiatan itu sebagai upaya untuk mendorong ekonomi hijau
berkelanjutan. Dia mengatakan langkah itu sejalan dengan Undang-Undang
Bank Indonesia. “Tentunya kami dari Bank Indonesia punya komitmen yang
kuat.Karena dalam Undang-Undang BI ya. Tapi ada di dalam Undang-Undang
penguatan sisi keuangan secara nasional,” kata Destry di Kawasan
Konservasi Maritim Teluk Benoa, Bali, Minggu, 23 November 2026.
“Itu kami mempunyai mandat yaitu salah satunya setelah
mendorong stabilitas rupiah,kemudian suku bunga, kemudian
perbankan,dan kemudian sisi pembayaran.Kita juga mempunyai mandat
yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Nah ekonomi
berkelanjutan itu kaitannya adalah.Bagaimana kita bisa mendorong
mereka-mereka yang di bawah.Jadi pertumbuhan itu harus inklusif,”
sambungnya, tulis dtc. (diah-01)
