Jakarta, hariandialog.co.id.- – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya
Anangata Nusantara (Danantara) memastikan tidak ada pemutusan hubungan
kerja (PHK) dari rencana penutupan PT INdustri Telekomunikasi
Indonesia (INTI).
Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria
memastikan para pekerja di PT INTI aman. Ia juga memastikan tidak akan
ada PHK yang dilakukan jika Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu
ditutup. “Nggak ada, pekerjanya aman, kan kita udah bilang kan. Enggak
ada yang di-PHK,” jelas Dony kepada wartawan di Kompleks Parlemen,
Senayan, Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.
Saat ini PT INTI tengah melakukan penilaian dan pengecekan
terkait rencana penutupan tersebut. Ia juga mengatakan, langkah ini
sejalan dengan rencana perampingan BUMN atau streamline. “Sedang
dilakukan assessment, sedang dicek sebagaimana yang saya sampaikan
mengenai streamline kan. Selagi dilakukan proses untuk verifikasi
semuanya,” terang Dony.
Diberitakan sebelumnya, Danantara memberi sinyal penutupan
PT INTI. Hal ini disampaikan Dony saat menjelaskan soal banyaknya BUMN
mengalami masalah karena pengelolaannya berjalan sendiri-sendiri.
“Mungkin kita mengenal dulu banyak BUMN-BUMN terkenal, kalau di
Bandung itu ada PT INTI yang sangat terkenal sekarang menghadapi
permasalahan mungkin akan kita tutup juga,” jelas Dony dalam acara
Jogja Financial Festival, Sabtu, 23 Mei 2026, tulis dtc. (yusa-01) .
