Denpasar, hariandialog.co.id.- – Dalam rangka memperkuat kolaborasi
antarinstansi serta meningkatkan kualitas analisis ekonomi dan
ketenagakerjaan regional, Tim Direktorat Pengembangan Investasi BPJS
Ketenagakerjaan melaksanakan kunjungan kerja (visitasi) ke Kantor
Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali. Kegiatan ini merupakan bagian
dari upaya BPJS Ketenagakerjaan untuk memperkaya wawasan, pengetahuan,
serta keahlian Tim Analis Ekonomi dan Portofolio melalui diskusi dan
pertukaran informasi mengenai perkembangan ekonomi terkini, prospek
ketenagakerjaan, dinamika sektor usaha, serta potensi pertumbuhan
ekonomi di wilayah Provinsi Bali.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Bali Nusa Tenggara dan
Papua (Banuspa) I Nyoman Suarjaya dalam keterangan tertulisnya
mengatakan melalui forum tersebut, kedua institusi saling berbagi
pandangan mengenai kondisi perekonomian nasional dan regional,
termasuk berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi Bali sebagai
salah satu pusat pariwisata dan ekonomi kreatif nasional. Informasi
dan data yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan
kajian ekonomi dan ketenagakerjaan regional yang lebih komprehensif.
“Hasil kajian tersebut nantinya akan dimanfaatkan sebagai bahan
pertimbangan dalam penyusunan strategi BPJS Ketenagakerjaan, khususnya
dalam mendukung optimalisasi perluasan cakupan kepesertaan (universal
coverage) Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan serta penguatan
layanan kepada peserta di wilayah Banuspa,” ujarnya.
“Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam
membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan guna
menghasilkan kebijakan yang berbasis data (evidence-based policy) dan
mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Advertisement
Suarjaya menambahkan BPJS Ketenagakerjaan Banuspa mengapresiasi
dukungan dan keterbukaan Bank Indonesia Provinsi Bali dalam berbagi
data, informasi, serta berbagai perspektif strategis mengenai
perkembangan ekonomi regional. “Kolaborasi yang terjalin diharapkan
dapat terus berlanjut melalui forum ekonomi bali lainnya sehingga
mampu memberikan nilai tambah bagi kedua institusi dalam menjalankan
tugas dan fungsi masing-masing, sekaligus mendukung pertumbuhan
ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan
ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia,” tambahnya, tulis rri.
(red-01)
