Jakarta, hariandialog.co.id- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memacu pelayanan digital bagi para nasabahnya. Upaya ini berhasil meningkatkan jumlah transaksi digital di kanal mobile banking BTN yang naik 29 persen per Oktober 2022.
Direktur IT dan Digital BTN, Andi Nirwoto menyatakan kenaikan ini terjadi karena BTN terus melengkapi fitur dan memberikan kemudahan transaksi digital banking BTN. Selain itu, pandemi Covid-19 juga mendorong nasabah cenderung melakukan transaksi di rumah maupun dimana saja melalui mobile banking BTN.
“Transaksi finansial terbesar saat ini masih didominasi oleh fitur transfer baik on us maupun off us dengan persentase lebih dari 51 persen. Namun untuk transaksi purchase dan payment juga terus meningkat di atas 30 persen seiring dengan fitur-fitur baru dan kegiatan promo yang dilakukan di e-channel BTN,” kata Andi kepada akhir pekan lalu.
Lebih lanjut ujar Andi, pihaknya memprediksi transaksi digital banking BTN pada 2023 bisa alami kenaikan 20 persen hingga 30 persen, dibandingkan tahun ini. Terutama transaksi melalui e-channel yang berbasis smartphone, baik lifestyle maupun kebutuhan mandatory atau sehari hari.
“Sedangkan untuk transaksi konvensional melalui loket di KC atau ATM akan cenderung mengalami penurunan karena adanya tuntutan nasabah saat ini yang menginginkan kemudahan transaksi dimanapun dan kapanpun dibutuhkan,” pungkas Andi. (kon/riz)
