
Cirebon, hariandialog.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon mendorong PKK menjadi penggerak kolaborasi dalam mendukung keberhasilan pembangunan.
Bupati Cirebon, H Imron Rosyadi,hadir dalam peringatan ke-54 Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Bupati Cirebon, Rabu, (5/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan, komitmen Pemkab Cirebon dalam memperkuat peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
“Setiap program PKK memiliki ruang kolaborasi yang luas,disemua sektor, seperti Program kesehatan dapat diperkuat melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), DPPKBP3A, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta berbagai mitra lainnya,” Ungkap Imron.
Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah dan berbagai lembaga, PKK diharapkan mampu mengakselerasi pemberdayaan keluarga sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
“Kita ingin mewujudkan Indonesia Emas 2045. Itu tidak cukup menjadi slogan. Harus diwujudkan melalui masyarakat yang sehat, berpendidikan, dan memiliki ekonomi yang kuat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon, Nunung Roosmini mengatakan, keluarga merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Dari keluarga, nilai-nilai Pancasila ditanamkan, pendidikan diberikan, kesehatan dijaga, ketahanan pangan dibangun, serta karakter generasi masa depan dibentuk.
“Karena itu, penguatan 10 Program Pokok PKK dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan keluarga yang tangguh dan berkualitas,” ujarnya.
PKK diharapkan terus memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa melalui pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan pembentukan karakter generasi masa depan.(budhi)
