
Deli Serdang, hariandialog.co.id
Keberhasilan Kontingen Provinsi Sumatera Utara pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Sumatera Utara. Salah satu prestasi paling membanggakan adalah raihan Champion Gold 1 pada kategori Solo Anak Putri Usia 11–15 Tahun berdasarkan keputusan resmi dewan juri nasional. Capaian tersebut menempatkan Sumatera Utara sebagai yang terbaik di kategori tersebut sekaligus mempertegas kualitas pembinaan seni musik gerejawi di daerah.
Di balik kesuksesan itu, sosok Janso Sipahutar turut mendapat perhatian. Selain menjabat sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang, ia juga dipercaya sebagai Ketua Kontingen Pesparawi Deli Serdang. Perannya dalam mengoordinasikan persiapan, mendampingi peserta, serta membangun semangat kontingen dinilai menjadi salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan para peserta tampil maksimal di tingkat nasional.
Prestasi tersebut membuktikan bahwa pembinaan seni musik gerejawi di Sumatera Utara terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional. Selain mengukir prestasi, para peserta juga menunjukkan kualitas vokal yang mumpuni, disiplin tinggi, serta karakter yang mencerminkan nilai-nilai persaudaraan dan pelayanan, sehingga semakin mengharumkan nama Sumatera Utara di kancah nasional.
Usai menorehkan prestasi di Manokwari, kontingen Sumatera Utara kembali menunjukkan kualitasnya saat tampil pada acara Welcome Dinner Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang dirangkaikan dengan HUT ke-80 Kabupaten Deli Serdang pada 1 Juli 2026. Di hadapan ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia, tamu kehormatan, dan undangan nasional, penampilan mereka mendapat sambutan meriah dan menjadi salah satu suguhan utama dalam malam penyambutan tersebut.
Momentum tersebut semakin mengangkat citra Kabupaten Deli Serdang sebagai tuan rumah HUT APKASI ke-26. Penampilan para juara Pesparawi di hadapan para kepala daerah menjadi bukti bahwa prestasi yang diraih di ajang nasional bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari pembinaan yang berkelanjutan dan kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan seni musik gerejawi di Sumatera Utara.
Janso Sipahutar menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, pendamping, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV yang berlangsung di Manokwari pada 20–28 Juni 2026. “Prestasi ini merupakan hasil kerja keras bersama. Semoga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan talenta di bidang seni musik gerejawi serta membawa nama baik Sumatera Utara di tingkat nasional,” ujarnya.(Hanter)
