
Denpasar-hariandialog.co.id-Dewan Pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Bali Setiap tahun rutin Usai melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Gedung Serba Guna LDII Provinsi Bali, Jalan Padang Griya II No.1, Padangsambian, Denpasar, Bali, Rabu (27/5) LDII Bali menyalurkan sekitar 10 ribu paket daging kurban kepada masyarakat dan tokoh Agama lingkungan sekitar lintas agama seluruh Bali.
Salat Id dipimpin Imam KH Edi Makhluf SPMM yang Dewan Penasehat PW LDII Bali. Sementara khutbah disampaikan Wakil Ketua PW LDII Bali, H Hardilan SH. Diikuti semua warga LDII sekitarnya dan Denpasar umumnya berjalan hikmat, “Tema khutbah Iduladha tahun ini adalah “Ikhlas Berkurban” menekankan pentingnya ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial dalam asegala situasi ekoenomi saat ini. Ungkap Harlan .
Ia mengatakan ada 3 Esensi kurban utama Ketakwaan kepada Tuhan, keikhlasan mengorbankan sesuatu yang dicintai, dan Kepedulian sosial kepada sesama, dekian juga adanya nilai kepedulian sosial harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman dan pengaruh teknologi yang semakin besar. Dan situasi saat ini,
“Di era sekarang rasa kepedulian sosial bisa tergerus. Karena itu Iduladha menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya berbagi,” katanya.Pelaksanaan Salat Iduladha tahun ini diikuti sekitar 1.000 hingga 1.500 jamaah. Usai salat, warga LDII melaksanakan penyembelihan hewan kurban di halaman Gedung Sektariat :LDII Jln Pada Sambian Denpasat, dan Kabupaten kota se Bali…
Harlan menyebut panitia mendata ada total hewan kurban yang terkumpul tahun dari berbagai lembaga dan perorangan mencapai 146 ekor sapi dan 289 ekor kambing. Jumlah kambing tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya.
“Kalau sapi relatif stabil, tetapi skala penyembelihannya lebih besar. Untuk kambing ada peningkatan,” jelas Hardilan.

Saat Kondisi ekonomi ini dan kebutuhan pendidikan anak tidak mengurangi niat warga untuk berkurban. LDII bahkan membiasakan warganya menabung kurban sejak jauh hari, “Kami dorong warga menabung sedikit demi sedikit, misalnya Rp 20 ribu atau Rp 50 ribu setiap kondisi lebih. Setelah setahun terkumpul dan bisa digunakan untuk berkurban,” ujarnya.
Sudah menjadi tradisi dan Alquran mengjarakan kita unutk berbuat baik bagi sesame maka seperti biasa pembagian daging kurban tidak hanya diberikan kepada umat Muslim, juga masyarakat lintas agama bentuk toleransi dan kebersamaan di Bali.. pembagian daging kurban kami lakukan lintas umat, termasuk kepada tokoh adat, agama, dan masyarakat umum,, ( NL ).
