Jakarta, hariandialog.co.id- Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Dede
Indra Permana Soediro mendorong pembentukan Panitia Kerja (Panja)
untuk memperkuat pengawasan terhadap barang impor yang masuk ke
wilayah Indonesia, juga peredaran narkotika.
Pembentukan Panja dinilai Dede bersifat mendesak guna mencegah
penyelundupan barang ilegal, pemalsuan dokumen impor, serta narkotika
masuk ke Indonesia melalui berbagai jalur, baik pelabuhan resmi maupun
jalur-jalur ‘tikus’.
“Kita perlu membentuk Panja agar pengawasan terhadap barang
impor semakin ketat. Jangan sampai negara dirugikan akibat
penyelundupan barang-barang yang tidak sesuai dokumen, termasuk
masuknya narkotika yang semakin marak,” ujar Dede di Jakarta, Kamis, 6
Februari 2025.
Dia menjelaskan, kondisi geografis Indonesia yang mayoritas
berupa lautan merupakan sasaran bagi sindikat penyelundup narkoba
internasional. Hal ini antara lain berdasarkan data Badan Narkotika
Nasional (BNN) yang menyebut sekitar 80 persen penyelundupan narkotika
ke Indonesia dilakukan melalui jalur laut.
Dengan dampak buruk narkoba bagi individu dan generasi muda
Indonesia, Dede mendorong agar pengawasan terkait peredaran narkoba
juga diperketat di tempat-tempat hiburan malam di kota maupun daerah.
“Kita semua tahu bahwa banyak tempat hiburan malam menjadi sarang
peredaran narkoba. Semua pihak harus lebih tegas dalam mengawasi,”
katanya.
Ke depannya, kehadiran Panja diharapkan dapat mengawasi
barang impor dan peredaran narkotika secara lebih efektif, sehingga
masyarakat dan perekonomian Indonesia terlindungi, tulis cnni.
(rojak-01)
