
Cirebon,hariandialog.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) mengusulkan perbaikan dan penataan tiga ruas jalan utama melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Total anggaran yang diusulkan ke pemerintah pusat berkisar senilai Rp.24 miliar.
Kepala Dinas PUTR Kota Cirebon, Rachman Hidayat, melalui Kepala bidang Bina Marga,Totong Kusmawan, mengatakan “ada tiga ruas jalan yang masuk dalam usulan IJD tersebut yaitu Jalan Wahidin, Siliwangi, dan Jalan Rajawali Raya.
“Terkait dengan IJD, kita mengusulkan ada tiga ruas jalan, yaitu Jalan Wahidin, Siliwangi, dan Jalan Rajawali Raya. masih tahap proses mas, minggu yang lalu kita juga masih dimintai kelengkapan dokumen terkait lingkungan,” ujar Totong,saat dikonfirmasi hariandialog, di ruangannya. Senin,(3/8/2026).
Totong menjelaskan, pengusulan IJD membutuhkan persiapan yang matang dan sangat detail. Pihak Pemerintah Kota Cirebon melalui Wali Kota telah menyiapkan seluruh berkas validasi pendukung, mulai dari dokumen perencanaan, kesiapan lahan, hingga analisis lingkungan,hal tersebut mengacu peraturan Inpres nomer 11 tahun 2025 tentang IJD.”
Ia memaparkan mekanismenya, “Adapun perencanaan dari Kita ,DPUTR Bidang Bina Marga,tujuan usulan ke Kementrian Pekerjaan Umum, (PU),lewat Direktorat Jendral Bina Marga dari Pemerintah Kota Cirebon melalui Pak Wali Kota. Untuk IJD syarat kelengkapannya sangat detail, jadi tidak sembarangan mengusulkan. Dari perencanaan, dokumen lingkungan, hingga persiapan lahan, semuanya harus dipersiapkan betul.”
Adapun total anggaran yang dibutuhkan,puluhan miliar rupiah untuk mengakomodir peningkatan jalan di tiga titik yang di usulkan.
“ Kita mengusulkan sebesar Rp24 miliar untuk tiga ruas jalan,namun pihak Pemkot Cirebon saat ini masih menunggu kepastian dan persetujuan dari pemerintah pusat terkait berapa luas atau ruas mana saja yang akan disetujui,”lanjutnya.
“Semoga seluruh usulan tersebut dapat cepat terealisasi dan dikerjakan pada tahun anggaran 2026 ini,mengingat tingkat kerusakan yang cukup krusial.”
“Sampai saat ini ,masih belum tahu, masih proses yang di accnya berapa, Mudah-mudahan tiga-tiganya bisa direalisasi. Kalau nanti direalisasi oleh pemerintah pusat, tahun ini juga akan kita kerjakan. untuk hal ini Mohon doanya saja dari masyarakat agar semua harapan masyarakat dapat diakomodir secepatnya.” harap Totong.” (budhi)
