
Foto: Gedung Raharja RSUD Cideres Kabupaten Majalengka
Majalengka, hariandialog.co.id- Pembangunan gedung Raharja RSUD Cideres yang menelan anggaran mencapai angka dua milyar lebih kini nasibmu malang, Pasalnya, Gedung tersebut yang di bangun tahun 2019 saat musim pandemi covid 19 tidak pernah di tempati dan di fungsikan hingga sampai sekarang 2023 .
Padahal gedung Raharja tersebut di biaya oleh APBD Majalengka awal Bupati Majalengka Dr.H.Karna Sobahi.M.MPd bertugas sebagai orang nomor satu di Majalengka kini Terlihat Gedung Raharja yang berdiri di bekas kantor Kecamatan Dawuan itu semenjak di bangun sampai sekarang tidak di fungsikan sama sekali, Hal tersebut Pemerintah Kabupaten diduga dianggap menghamburkan anggaran saja dianggap mubadzir. kata beberapa orang masyarakat yang enggan di sebutkan namanya kepada Dialog beberapa hari alu.
” Iya pembangunan gedung Raharja RSUD Cideres sangat di sayangkan sekali, Karena gedung itu tak di fungsikan sama sekali, akan tetapi setiap tahun nya gedung Raharja selalu di anggarkan untuk pemeliharaanya termasuk untuk pengecetan dan perbaikan gedung, ” akunya lagi.untuk kedapanya jika pemkab Majalengka ingin membangun gedung atau kantor harus matang perencanaanya sehingga bangunan tersebut bermanfaat bagi aparat sipil dan masyarakat.”ujarnya sambil tersenyum.
Direktur RSUD Cieres melalui Wadirum Hj.Isye Hendrayanti saat diminta tanggapanya terkait Gedung Raharja RSUD Cideres mengatakan”Kita akan pergunakan untuk pelayanan.Akan tetapi terkendala dengan izin yang harus tersambung dengan lahan utama.berhubung masalah pembebasan lahan yang tidak mencapai kesepakatan harga.’kata Isye Hendrayanti sambil mengatakan mohon maaf ini baru beres rapat melalui pesan singkatnya.
Namun saat Dialog mencoba menkonfirmas lagii terkait anggaran pembangunan Gedung Raharja yang di duga diatas dua milyar ?mantan kabag TU RSUD Cideres ini tidak membalas lagi pertanyaan Dialog
Sementara itu ketua Marcab Laskar Merah Putih Kabupaten Majalengka Dani.pande Irot,mengatakan.Sungguh sangat disayangkan, bangunan yg menghabiskan anggaran Milyaran rupiah itu belum tampak digunakan hingga tahun ini.
“Apa sebenarnya tujuan dan fungsi gedung yang dibangun itu, makanya sebuah perencanaan yang mungkin tidak melalui kajian yang matang, atau mungkin juga hanya sekedar agar ada peroyek pembangunan?”kata komandan Marcab LMP
Bahkan Dani, juga minta kepada Pihak Dinas kesehatan Kabupaten Majalengka mestinya segera berkordinasi memfungsikan gedung itu sebab oleh RSUD tidak di fungsikan, bila terus dibiarkan dan tidak digunakan jelas akan mempercepat kerusakan bangunan gedung dan ini menghamburkan uang negara karena dianggarkan dari APBD.ujar pria asal Palasah saat diminta komentarnya. (Ayub)
