
Jakarta, hariandialog.co.id.- Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta,
Isnawa Adji menyebutkan jumlah korban meninggal dalam tragedi kebakaran Gedung Terra Drone di
Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, 22 orang dari 76 karyawan, artinya 54 orang yang selamat.
Isnawa juga menyampaikan bahwa para korban selamat langsung mendapat penanganan medis dari petugas Dinas Kesehatan DKI Jakarta serta PMI di lokasi kejadian.
Sementara jenazah para korban meninggal telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses identifikasi.
Ia menjelaskan bahwa dari total 22 korban tewas, sebanyak 15
di antaranya merupakan perempuan dan tujuh lainnya laki-laki.
Daftar 22 Korban Meninggal Dunia Versi BPBD DKI Jakarta
Laki-laki 7 orang
1).-Aril (L5)
2).- Apri (L5)
3).-Yoga (L5)
4).-Cendy (L3)
5).-Reyhan (L5)
6).-Mirza (L6)
7).-Saiful
Perempuan (15 orang)
1).- Ninda (L5)
2).-Pariyem (L5)
3).- Novia (L5)
4).- Nisa (L3)
5).- Jazel (L3)
6).- Risda (L3)
7).-Asyifa (L3)
8)-Della (L3)
9).-Siti (L3)
10).- Amelia (L2)
11).- Vina (L3)
12).-Candra (L3)
13).-Tasya (L3)
14).-Cynthia (L5)
15).- Rosdiana (L3)
Kronologi Kebakaran
Kebakaran pertama kali dilaporkan sekitar pukul 12.34 WIB. Seorang warga melihat api muncul dari lantai satu dan melapor ke petugas. Lurah Cempaka Baru menyampaikan bahwa banyak pegawai sedang
beristirahat ketika api mulai membesar.
Dalam waktu singkat, kobaran merambat ke lantai atas sehingga puluhan pegawai berusaha menyelamatkan diri melalui tangga darurat. Namun, asap tebal membuat proses evakuasi terhambat dan
sejumlah pekerja terjebak di lantai atas.
Petugas keamanan bernama Rian mengatakan bahwa sebanyak 21 orang sempat terperangkap di lantai atas sebelum tim pemadam tiba.
Sementara itu, Kapolres Susatyo menjelaskan bahwa saksi bernama Kiki Kuswarti melihat asap ketika berada di dalam ruko. Kiki mengecek ke lantai satu dan menemukan baterai drone yang sedang diisi
ulang terbakar.
Para karyawan, menurut Kiki, sempat mencoba memadamkan api menggunakan APAR, tetapi api justru semakin membesar. Selanjutnya Sebagian karyawan berhasil keluar karena sedang istirahat makan siang,
sementara yang lain menyelamatkan diri ke lantai atas. Susatyo menuturkan bahwa api cepat menyebar karena area lantai satu digunakan sebagai gudang.
Tim pemadam kebakaran mengerahkan 28 unit mobil damkar dan 101 personel untuk menjinakkan api serta melakukan evakuasi. Dari proses tersebut, 15 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup, tulis viva. (yusa-01)
