Jakarta, hariandialog.co.id.- Pertemuan Tahunan Bank Indonesia
(PTBI) 2024 menjadi ajang penting untuk menegaskan optimisme terhadap
perekonomian Indonesia, termasuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa
meskipun menghadapi tantangan global, perekonomian Indonesia akan
terus tumbuh positif. “Pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025
diproyeksikan mencapai 4,8-5,6% dan meningkat menjadi 4,9-5,7% pada
2026. Stabilitas inflasi juga akan terus terjaga dalam rentang
2,5+1%,” ujar Perry, Selasa (3/12/2024).
Presiden RI, Prabowo Subianto, turut mengapresiasi peran
Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah serta
sinergi dengan berbagai lembaga. “Langkah bersama ini akan membawa
kita lebih dekat pada tujuan pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.
Optimisme juga dirasakan di Provinsi NTT. Tantangan
seperti tingkat kemiskinan tinggi, pendidikan rendah, dan prevalensi
stunting menjadi perhatian utama. Namun, potensi bonus demografi
hingga 2035 dinilai dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di
wilayah ini.
Asisten II Setda NTT, Flori Rita Wuisa, yang mewakili Pj.
Gubernur NTT, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung
program-program Bank Indonesia. “Kami akan terus berkolaborasi untuk
memastikan stabilitas inflasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan
memperluas digitalisasi,” katanya.
Pada 2025, perekonomian NTT diproyeksikan tumbuh pada
kisaran 4,02-4,82%. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT,
Pratyaksa Candraditya, menyebutkan sejumlah kebijakan strategis telah
disiapkan. “Kami fokus pada pengendalian inflasi melalui TPID,
digitalisasi keuangan dengan QRIS, dan pemberdayaan UMKM, termasuk
memperluas pasar internasional,” ujarnya.
Selain itu, upaya hilirisasi komoditas unggulan, promosi
pariwisata, serta investasi menjadi bagian penting dari strategi
pertumbuhan ekonomi NTT. Sinergi melalui kerangka 4K (Keterjangkauan
harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi
efektif) terus dioptimalkan untuk menjaga stabilitas ekonomi.
PTBI 2024 menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak
dalam menghadapi tantangan global. “Dengan sinergi dan inovasi, kami
yakin NTT dapat menjadi provinsi yang lebih tangguh, stabil, dan
sejahtera di masa depan,” tutup Perry Warjiyo. (diah-01)
