
Majalengka,hariandialog.co.id– Adanya isu murahan yang di sebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab terkait akan di hilangkan Bantuan Sosial ( Bansos) apabila pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pasangan Eman Suherman dan Dena Muhamad Ramdhan (Hade) menang, membuat pasangan Hade merasa di rugikan adanya tudingan yang tidak mendasar tersebut.
Kepada awak media pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut satu Eman Suherman mengatakan, pada kesempatan ini saya ingin mengklarifikasi adanya beredar isu di lapangan yang membuat kegaduhan, bahkan mempitnah pasangan nomor satu,katanya kalau pasangan nomor satu menang (Hade) maka semua Bantuan Sosial (Bansos) akan di hilangkan atau di berhentikan.itu tudingan yang tidak benar.
” Ini adalah pitnah ,yang keji yang tidak berdasar karena apa? Bantuan sosial itu datangnya bukan dari pemerintah Kabupaten, bantuan sosial itu bukan dari Pemerintah Provinsi akan tetapi semuanya bersumber dari pemerintah pusat anggaranya dari APBN melalui kementerian sosial ,”kata Eman Suherman, Selasa ( 29/10).
Menurut Eman, Pasangan Hade nomor 1 Yang selalu disampaikan kepada publik Pada saat kampanye Bahwa pasangan Hade nomor 1 Isinya majalengka langkung SAE , Sesuatu yang tidak ada harus diadakan , Yang ada kemudian harus di tingkatkan.
“Yang lemah kita harus di perbaiki , Makanya tidak boleh berprasangka justru yang sudah menerima bukan dihilangkan, akan tetapi kita tambah agar cepat mereka bisa keluar dari kemiskinan ,” ungkapanya.
Agar cepat mereka menjadi masyarakat yang sejahtera agar cepat mereka menjadi masyarakat yang bahagia itulah sebabnya kenapa kami seloganya Majalengka Langkung Sae, Agar masyarakat sejahtera dan bahagia menuju Majalengka yang Lakung Sae, bukan menghilangkan jangan dibodohi masyarakat dengan isu-isu pitnah yang merugikan pasangan no satu ini, ” beber mantan sekda singkat. (Ayub)
