Pontianak, hariandialog.co.id- Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dan sewilayah Kalbar mengadakan penyuluhan dan pelayanan keluarga berencana (KB). “Kita kembali mengumandangkan dengan memukul beduk agar bangkit dan semangat serta menyadari bertapa pentingnya Keluarga Berencana,” kata Kajati Kalbar Dr. H. Masyhudi, SH,MH, pada acara penyuluhan dan pelayanan KB yang diikuti secara virtual oleh IAD se- Kalbar, (21-10-2021).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Ibu-Ibu warga masyarakat Pontianak dan sekitarnya sebanyak 50 orang serta anggota IAD Wilayah Kalbar serta diikuti secara virtual oleh IAD Se-Kalbar. Acara tersebut dihadiri Wakajati Kalbar Juniman Hutagaol, SH, MH, Para Asisten dan Kepala Dinas BKKBN Provinsi Kalimantan Barat TENNY C. SORITON beserta jajarannya.
Kajati Kalbar Dr. Masyhudi, SH., MH, dalam sambutannya menyampaikan, Program KB ini telah dilaksanakan bertahun-tahun yang lalu dan sekarang ini gemanya agak berkurang, sehingga kita bangkitkan lagi semangatnya dan untuk menyadarkan kepada warga bahwa KB itu bukan menolak anak tapi dengan tujuan dimana manfaat program KB sangat baik yaitu demi mewujudkan keluarga sehat, Bahagia dan sejahtera serta menghasilkan keluarga yang berkualitas.
KB mempersiapkan keluarga yang berkualitas sejahtera dan bahagia, juga untuk memberikan penyadaran kepada warga begitu pentingnya program KB, sebagai program pemerintah untuk menjamin perlindungan kemakmuran dan kesejahteraan warga masyarakat.
Alat kontrasepsi banyak pilihannya, sehingga masyarakat bisa memilih salah satu alat kontrasepsi yang cocok dan disenangi diantaranya, Kondom, Pil KB, Suntik KB, Implan, IUD, Vasektomi dan Tubektomi, dipastikan aman dan halal.
Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) BKKBN Provinsi Kalbar, Tenny C. Soriton, menyampaikan, berterima kasih kepada Kajati Kalbar dan Ketua IAD Wilayah Kalbar, atas inisiasi acara ini, sebagai
pelayanan publik. “Kami wajib memberikan pelayanan kepada masyarakat, program KB ini bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab kami saja tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama.
Kita harus bermitra untuk menghasilkan Sumber Daya Masyarakat yang berkualitas di Kalbar,” jelas Tenny C Soriton.
Kadis BKKBN Kalbar itu juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan inovasi yang baru, mungkin baru dimulai dari Kejati Kalbar. “Menjadi kebanggaan bagi kita karena kita lebih mendekatkan diri kepada masyarakat. BKKBN bukan hanya melayani pelayanan kontrasepsi tetapi juga bagaimana mempersiapkan individu sejak diri, dimulai dari anak-anak sampai lansia agar berkualitas,” terangnya.
Sedangkan Ketua IAD Wilayah Kalbar, Ratu Masyhudi, berharap program kerjasama IAD dengan BKKBN Kalbar berkelanjutan, bukan hanya pelayanan KB saja, melainkan juga bisa memberikan
penyuluhan dan sosialisasi tentang siklus reproduksi yang baik dan sehat.
“Perlunya keluarga berkualitas, keluarga kecil bahagia serta sejahtera, keluarga yang seperti itu dapat tercipta apabila setiap keluarga dapat merencanakan kehidupan yang diawali dengan merencanakan pernikahan, merencanakan kehamilan dan kesehatan kehamilan demi terciptanya program Presiden Joko Widodo,” papar sang Ketua IAD Kejati Kalbar itu.
“Untuk itu, segera mengambil langkah-langkah nyata yang diperlukan untuk mewujudkan ibu sehat, anak sehat, keluarga sehat dan sejahtera. Hanya dengan cara itu kita akan bisa mewujudkan Indonesia
menjadi tempat hidup yang lebih baik,” jelas Ratu Masyhudi yang dalam pelaksanaan acara menerapkan protokol kesehatan. (rel/tob)
