Jakarta, hariandialog.co.id. — Iran menyatakan akan menangguhkanserangan terhadap negara tetangga mereka di Timur Tengah kecualiserangan datang dari negara tersebut. Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa dewankepemimpinan sementara telah menyetujui penangguhan serangan terhadapnegara-negara tetangga kecuali serangan terhadap Iran datang darinegara-negara tersebut, Sabtu (7/3). Dilansir dari Reuters, pengumuman itu muncul ketika Iranterus melancarkan serangan di wilayah tersebut sebagai tanggapan atasserangan AS-Israel. Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeklaimberhasil menghancurkan sejumlah aset militer Amerika Serikat disejumlah negara-negara Teluk. Mengutip dari Al Jazeera, IRGC menyatakan bahwa merekaberhasil membuat 20 aset militer AS di Kuwait, Bahrain, hingga UniEmirat Arab (UEA) rusak parah. Terbaru, Iran melancarkan serangan ke kapal tanker minyak ASdi pantai Kuwait dan kilang minyak milik Bahrain, Jumat (6/3). Mengutip Markas Pusat Khatam Al Anbiya, radio pemerintah Iranmelaporkan kapal AS tersebut terkena serangan dan terbakar. MarkasPusat Khatam Al Anbiya merupakan badan yang mengambil alih komandooperasional angkatan bersenjata Iran pada masa perang. Selain itu, di hari yang sama, Korps Garda Revolusi Islam(IRGC) juga menyatakan bahwa “rudal generasi baru” mereka telahmenghantam pangkalan-pangkalan Amerika di negara-negara Teluk sertasejumlah lokasi di Israel, termasuk Bandara Ben Gurion, Haifa, dan TelAviv. “Unit drone angkatan laut angkatan bersenjata menargetkan lokasipasukan AS di Camp Udairi di Kuwait menggunakan drone tempur,”demikian pernyataan militer yang disiarkan televisi pemerintah sepertidikutip Al Jazeera. Camp Buehring, yang sebelumnya dikenal sebagai Udairi,merupakan fasilitas militer utama Amerika Serikat di wilayah baratlaut Kuwait. Dikutip AFP, serangan rudal Iran juga memicu kebakaran dikilang minyak utama milik negara di Bahrain di hari yang sama. Pusat Komunikasi Bahrain melaporkan kebakaran sempat terjadidi kilang Bapco Energies imbas serangan Iran, namun kemudian berhasildikendalikan, tulis cnni. (Alaina-01)
