Jakarta, hariandialog.co.id.- Irjen Kementerian Dalam Negeri
(Kemendagri) Tomsi Tohir Balaw memimpin rapat koordinasi pengendali
inflasi rutin secara virtual, yang diikuti oleh pemerintah daerah se
Indonesia, Senin (18-09-2023).
Untuk di Provinsi Riau, rakor itu dihadiri langsung oleh
Sekdaprov Riau SF Hariyanto, Tim Pengendalian Inflasi Provinsi Riau,
Kepala OPD terkait, dan lainnya.
Irjen Kemendagri tersebut menerangkan jika rapat hari ini
merupakan rapat rutin yang diselenggarakan oleh Kemendagri bersama
daerah untuk membahas berkaitan dengan inflasi.
Dia menerangkan, inflasi ini perlu menjadi perhatian
bersama, terutama akibat kenaikan harga beras yang terjadi di beberapa
daerah di Indonesia. “Pada hari ini kita masih mengatasi berkaitan
inflasi terutama beras, karena sudah tiga minggu ini merangkak naik,”
ujarnya.
Tomsi Tohir Balaw menyebutkan, memang ada beberapa daerah
di Indonesia yang angka inflasinya cukup baik, bahkan ada pula yang
menduduki posisi 10 daerah teratas tingkat inflasinya.
Dia menerangkan, adapun 10 daerah dengan tingkat inflasi
yang cukup tinggi di Indonesia saat ini yakni Provinsi Papua Barat,
Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Jawa Timur. Selanjutnya,
Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat,
Sulawesi Selatan, serta Sulawesi Utara.
Sedangkan 10 provinsi yang angka inflasinya rendah di
Indonesia yakni DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah,
Sumatera Utara, Aceh, Papua, Provinsi Sulawesi Utara. , Sulawesi
Barat, Gorontalo, serta Provinsi Jambi. “Bagi daerah yang angka
inflasinya masih tinggi tolong ini menjadi perhatian. Namun bagi
daerah yang angka inflasinya rendah, kami ucapkan terima kasih dalam
upaya kita untuk mengendalikan inflasi ini,” ucapnya tulis mcr.
(pitta).
