Jakarta, hariandialog.co.id.- Pengelola jalan bebas hambatan
(Jalan TOL) yang menghubungkan pintu pembayaran Ciledug menuju Pondok
Indah, Jakarta Selatan kurang baik. Sehingga di atas kendaraan tidak
nyaman.
“Yah, inilah produk negara ini kepada rakyatnya yang mau
melewati jalan berbayar disebut bebas hambatan. Sudah macet juga
berlobang-lobang. Memang kecil tapi menganggu pengemudi. Kalau kita
tidak hati-hati mengemudi mau mengelakkan lubang kecil dengan banting
stir ke kanan atau kekiri sangat berbahaya,” ungkap Pattun
Pattun warga Pasar Minggu itu, Jakarta Selatan,
menyampaikan keluhannya kepada pengemudi taxi sebuah perasahaan asing
yang berperasi di Jakarta. “Yah Bapak itu mengaku kerja di bandara dan
pulang ke wilayah Pasar Minggu, setiap hari harus melalui jalan tol.
Dan nyatanya hanya keluhan,” kata Udin disampaikan kepada Dialog saat
minum kopi di sebuah warung pinggir jalan di Pasar Minggu.
Memang, kata Udin, dirinya dan juga rekan-rekan sesama
pengemudi pasti mengeluhkan jalan yang tidak baik alias tidak rata.
Terkadang ada lobang kecil dan kadang harus dirasakan tambalan jalan
yang tidak rata sehingga membuat nyaman. “Jadi lubang dan gundukan
kecil yang harus dilewati membuat kurang nyaman mengemudikan
kendaraan,” ungkapnya.
Udin juga menceritakan kalau sore jalanan macet karena
kendaraan yang dari arah Tangerang belumsaatnya bisa melewati jalan
tengah atau Grogol – Pancoran, hingga harus beriringan atau di depan
juga dibelakang truck yang besar-besar. “Jadi kita harus ekstra
hati-hati saat melewati jalur Ciledug hingga Pindok Indah. Saat usai
musim hujan jalanan berlobang hingga ke pintu keluar Cilandak. Tapi
sudah diperbaiki. Yang kurang bagus hanya Ciledug – Pondok Indah,”
terangnya. (tob).
