Tapteng, hariandialog.co.id.- Komitmen Dinas Pendidikan Kabupaten
Tapanuli Tengah (Disdik Tapteng) dalam mengawasi pelaksanaan proyek
Revitalisasi UPTD Sekolah Dasar Negeri 158493 Sibuluan 1B (SD Aksara)
dipertanyakan.
Hingga kini, Senin 3 Agustus 2026, belum terlihat adanya
pemeriksaan lapangan oleh Kepala Dinas Pendidikan maupun penjelasan
resmi terkait berbagai persoalan yang menjadi sorotan publik.
Polemik proyek revitalisasi SD Aksara mencuat setelah
muncul dugaan ketidaksesuaian pada sejumlah aspek pekerjaan, mulai
dari dugaan spesifikasi atap yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran
Biaya (RAB), penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), hingga
minimnya keterbukaan informasi saat media berupaya melakukan
konfirmasi di lokasi proyek.
Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Tengah, Johanes
Simanjuntak, menanggapi berbagai sorotan tersebut dan menyatakan ingin
melakukan pengecekan langsung ke lapangan. “Akan kita cek lapangan
dulu. Biar turun tim ke sekolah,” ujar Johanes saat dikonfirmasi
wartawan.
Namun, ketika kembali dimintai keterangan mengenai
perkembangan tindak lanjut tersebut, Johanes mengakui belum sempat
mengunjungi lokasi proyek. “Belum sempat ke lokasi,” ungkap Johanes.
, tulis utama news. (silae-01)
