Banjarbaru, hariandialog.co.id.- Kementerian Pertanian menggelar
edukasi program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP) untuk
mendorong kemunculan petani milenial di Banjarbaru, Kalimantan
Selatan. Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo mengatakan ingin
mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.
Menurut Syahrul dalam siaran pers yang diterima Selasa
(10/5/2022), Kementan tidak pernah berhenti berupaya menghadirkan
banyak petani milenial. Menteri juga menyinggung peran petani milenial
dalam pengelolaan pertanian saat ini. “Pertanian yang dibutuhkan
saat ini adalah pertanian yang efektif, efisien dan transparan. Hal
itu bisa dilakukan melalui petani milenial yang modern. Modern itu
berarti di dalamnya kita bicara SDM. Bagaimana mau cepat kalau masih
pakai kendaraan kemarin. Bagaimana mau maju kalau ilmunya,
teknologinya, mekanisasinya masih seperti yang kemarin,” tutur Syahrul
Yasin Limpo seperti ditulis berita1.com
Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM
Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan, guna
mendukung pembangunan pertanian maju, mandiri dan modern, penyiapan
dan pencetakan SDM pertanian unggulan perlu dilakukan.
Melalui institusi pendidikan vokasi yang dimiliki, Kementan
akan melahirkan SDM yang kompetitif sebagai tenaga kerja pertanian dan
pengusaha pertanian milenial yang andal, kreatif, inovatif,
profesional, dan mampu menyerap lapangan pekerjaan sektor pertanian
sebanyak mungkin. “Pengusaha pertanian milenial diharapkan mampu
menjadi resonansi, penggebuk tenaga muda di sekitarnya untuk menjadi
SDM pertanian unggulan yang mampu menggenjot pembangunan pertanian
menjadi pertanian maju, mandiri, dan modern,” tutur Dedi Nursyamsi.
Guna mendukung program di atas terutama di Kalimantan
Selatan, salah satunya dengan Program Youth Enterpreneurship and
Employment Support Services (YESS). Program ini sendiri salah satunya
dilaksanakan di Kalimantan Selatan, yang merupakan Kerjasama Kementan
dengan IFAD.
Program Yess di Kalimantan Selatan sendiri dilaksanakan
oleh SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai PPIU Kalimantan Selatan. Kali
ini SMK-PP N Banjarbaru sebagai UPT Kementan dalam bidang Pendidikan
vokasi terus meningkatkan kapasitas peserta didiknya salah satunya
melalui Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP).
Maka dalam rangka menciptakan dan memaksimalkan PWMP yang
masuk dalam kegiatan Yess ini, SMK-PP Negeri Banjarbaru menggelar
Workshop Scalling Up PWMP bagi siswa SMK-PP Negeri Banjarbaru.
Bertempat di Aula SMK-PP Negeri Banjarbaru, kegiatan ini sendiri
diikuti 60 siswa peserta PWMP dari kelas X dan XI SMK-PP Negeri
Banjarbaru Tahun Pelajaran 2021/2022. Selama 2 hari yang dimulai
Selasa, (19/4/2022), peserta diberikan materi dari narasumber petani
sukses di Kalimantan Selatan.
Dibuka oleh Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santosa,
mengatakan bahwa PWMP ini untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang
ada dalam diri generasi muda, terutama siswa siswi SMK-PP N
Banjarbaru. Sehingga nantinya ketika mereka lulus, mereka sudah siap
menghadapi dunia kerja, baik sebagai Job Seeker maupun sebagai Job
Creator. “Apapun materi yang didapat selama kegiatan ini, gali dan
serap sebanyak-banyaknya. Agar menjadi modal anda dalam menghadapi
dunia kerja nanti. Baik menjadi Soreng job Seeker maupun job creator
di bidang pertanian. Karena pertanian tidak akan mati selama manusia
masih hidup, bahkan sampai kiamat!”, Tegas Budi
Adapun materi yang diberikan di antaranya berupa rencana
Pengembangan Bisnis, Pengembangan Modal, Jejaring Pemasaran, Jaminan
Mutu Produk, Entertainment Marketing dan Social Media Content, Dan
Inovasi Produk Dan Kemasan. (redstu).
